Implementasi Prinsip Rekonsiliasi Dalam Surat Filemon Bagi Pendidikan Agama Kristen: Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dan Refleksi Digital Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i6.2688Keywords:
rekonsiliasi, Surat Filemon, Pendidikan Agama Kristen, project-based learning, refleksi digitalAbstract
Kajian ini mengkaji implementasi prinsip rekonsiliasi dalam Surat Filemon dan relevansinya bagi pembinaan iman melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia. Fokus kajian diarahkan pada integrasi teologi rekonsiliasi dengan pembelajaran berbasis proyek dan refleksi digital sebagai strategi pedagogis yang kontekstual di tengah masyarakat Indonesia yang plural. Kajian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap sumber-sumber ilmiah mutakhir, terutama publikasi lima tahun terakhir yang membahas teologi Filemon, pedagogi PAK, pembelajaran berbasis proyek, dan transformasi digital dalam pendidikan agama. Hasil sintesis menunjukkan bahwa rekonsiliasi dalam Surat Filemon tidak berhenti pada pengampunan personal, tetapi bergerak menuju pemulihan relasi, pengakuan martabat, dan transformasi sosial yang dapat diterjemahkan ke dalam praktik pembelajaran PAK. Dalam konteks pedagogis, pembelajaran berbasis proyek memberi ruang bagi siswa untuk menghidupi nilai pengampunan, dialog, dan kerja sama melalui pengalaman nyata, sedangkan refleksi digital membantu proses internalisasi, evaluasi diri, dan penautan antara teks Alkitab dengan realitas sosial siswa. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi rekonsiliasi Filemon, project-based learning, dan refleksi digital dapat memperkaya model pembelajaran PAK yang selama ini cenderung kognitif, menuju pembelajaran yang lebih partisipatif, reflektif, dan transformatif. Temuan ini mendukung pengembangan kurikulum dan praktik pengajaran PAK yang lebih relevan dengan kebutuhan pembentukan karakter dan kehidupan bersama dalam masyarakat majemuk Indonesia.
References
Asbanu, N. R., & Pa, H. D. B. (2025). Desain kurikulum pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang relevan dengan perkembangan peserta didik abad ke-21. Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 2(3), 126–141. https://doi.org/10.61132/sukacita.v2i3.1149
Audu, V. (2021). Building a reconciled community. The Ecumenical Review, 73(3), 475–486. https://doi.org/10.1111/erev.12625
Blois, I. D. (2025). Sharing Christ in joy and sorrow: A theology of Philippians. By Chris Bruno. Religious Studies Review, 51(3), 811–812. https://doi.org/10.1111/rsr.17995
Brodeur, S. N. (2024). Fraternal love put to the test. Fronteiras: Revista de Teologia da UNICAP, 7(2), 402–420. https://doi.org/10.25247/2595-3788.2024.v7n2.p402-420
Darma, F. E., Mesah, W., & Topayaung, S. L. (2024). Pentingnya Pendidikan Agama Kristen untuk membangun toleransi pada masyarakat majemuk. Anugerah: Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik, 1(4), 13–22. https://doi.org/10.61132/anugerah.v1i4.195
Doloksaribu, L., & SimanSembiring, A. P. K. (2025). Strategi pembelajaran PAK berbasis nilai Kristiani dalam menumbuhkan karakter siswa di era digital. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(4), 8349–8354. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i4.53534
Fogg, J. L. (2024). A neurocognitive approach reveals Paul's embodied emotional strategies. Religions, 15(8), Article 946. https://doi.org/10.3390/rel15080946
Freliyanti. (2025). Learning strategies for Christian religious education using the deep learning approach to enhance critical and creative thinking at SMAN 1 Sigi. International Journal for Science Review, 2(4). https://doi.org/10.71364/ijfsr.v2i4.38
Jew, I. Y. S. (2021). Paul's emotional regime: The social function of emotion in Philippians and 1 Thessalonians. T&T Clark. https://doi.org/10.5040/9780567694140
Kamilah, F., & Mansur, U. (2025). Strategies for implementing project-based learning to enhance student collaboration skills in religious education at the senior high school level with a managerial approach. Journal of Educational Management Research, 4(5), 1683–1699. https://doi.org/10.61987/jemr.v4i5.1159
La'bi', A. T., & Topayung, S. L. (2025). Peran kurikulum Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan spiritualitas pemuda. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 3(1), 24–34. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v3i1.989
Lae, Y. H. (2025). Digital transformation and challenges in Christian religious education: A critical perspective. Journal Didaskalia, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.33856/didaskalia.v8i1.480
Lau, T.-L. (2022). Review of Paul's Emotional Regime: The Social Function of Emotion in Philippians and 1 Thessalonians, by I. Y. S. Jew. Bulletin for Biblical Research, 32(3), 346–347. https://doi.org/10.5325/bullbiblrese.32.3.0346
Lumi, D. R. N., Harefa, D., & Laurika, L. A. H. (2022). Analisis manajemen konflik Paulus dalam rekonsiliasi Filemon dan Onesimus. JMPK: Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen, 2(1), 27–37. https://doi.org/10.51667/jmpk.v2i1.926
Manullang, H. I., Anakampun, R., Ariawan, S., Malau, O., & Imeldawati, T. (2024). Hubungan model Project-Based Learning dengan kreativitas belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Purba. Jurnal Magistra, 2(3), 21–36. https://doi.org/10.62200/magistra.v2i3.141
Nugroho, B. E. (2025). Rekonsiliasi konflik Paulus dalam Surat Filemon bagi gereja di Indonesia: Sebuah refleksi teologis. Jurnal Sosiologi Agama dan Teologi Indonesia, 2(2), 245–272. https://doi.org/10.24246/sami.vol2i2pp245-272
Panggabean, E. S. (2025). The role of Christian religious education in encouraging inclusive attitudes among elementary school students in Indonesia. Holistic Science, 5(2), 145–151. https://doi.org/10.56495/hs.v5i2.1209
Pantan, F. (2025). Humanistic and inclusive Christian education: A framework for learning transformation. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 81(1). https://doi.org/10.4102/hts.v81i1.10488
Purnomo, C. P., & Adu, M. (2025). Pendidikan Agama Kristen dan literasi media: Membangun keterampilan berpikir kritis di era digital. Jurnal Shanan, 9(2), 225–245. https://doi.org/10.33541/shanan.v9i2.7324
Rigsby, D. M. (2022). Review of Colossians and Philemon, by G. K. Beale. Review & Expositor, 119(1), 147–148. https://doi.org/10.1177/00346373221130159
Sababalat, L., Joni, J., Liber, P., & Topayung, S. L. (2024). Kontribusi Pendidikan Agama Kristen dalam memperkokoh iman Kristen di tengah pluralisme agama. Anugerah: Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik, 1(4), 23–31. https://doi.org/10.61132/anugerah.v1i4.197
Sembiring, Y. M. R. B., Napitupulu, T. M., Sitanggang, R., Harianja, S. D., & Saragih, O. (2025). Pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning berbasis Kurikulum Merdeka terhadap keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas XI SMK Negeri 1 Berastagi Tahun Pembelajaran 2024/2025. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(2), 4075–4101. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2148
Setyowati, J. S., Karnawati, & Sien, T. F. (2024). Implementation of project-based learning using recycled materials to improve learning outcomes and teamwork attitudes in Christian religious education for Grade 5 at Immanuel Christian Elementary School Semarang. PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 20(2), 129–139. https://doi.org/10.46494/psc.v20i2.368
Silalahi, H., & Sibarani, Y. (2024). Teologi pendamaian dalam Surat Filemon sebagai resolusi keterputusan kekeluargaan “Mardomu di Tano Rara” Batak Toba. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 9(2), 706–717. https://doi.org/10.30648/dun.v9i2.1557
Sirait, R. A. (2024). Strategi PAK ditinjau dari sudut pandang sosiologi pendidikan. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik, 2(1), 71–82. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v2i1.213







