Hubungan Antara Kecemasan Sosial Siswa Dengan Perilaku Bystander Pasif Dalam Kasus Bullying Di SD Negeri Tanjung Pagar 3 Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i5.2548Keywords:
Kecemasan Sosial, Bystander Pasif, Bullying, Siswa Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kecemasan sosial dengan perilaku bystander pasif pada siswa kelas lima di SD Negeri Tanjung Pagar 3 Banjarmasin. Dengan menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif, penelitian ini memilih 49 siswa dari kelas 5 A dan 5 B dari total populasi sebanyak 303 siswa menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen skala Likert yang diadaptasi dari teori Bystander Effect dari Latané dan Darley serta Teori Kognitif Sosial Albert Bandura. Dengan menggunakan IBM SPSS Statistics 27, data tersebut dianalisis melalui statistic deskriptif, uji Shapiro-Wilk, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variable perilaku bystander pasif dan kecemasan social berada pada tingkat sedang (37%). Pengujian statistik mengungkapkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara kedua faktor tersebut (koefisien korelasi = 0,912, p = 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa, semakin tinggi kecemasan sosial yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku bystander pasif pada siswa ketika menyaksikan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Kesimpulannya, kecemasan sosial merupakan faktor penting terhadap munculnya perilaku bystander pasif pada siswa sekolah dasar.
References
Agustina, W. (2024). Hubungan persepsi rasa aman di sekolah dengan perilaku bystander pada fenomena bullying di SMP Kota Jambi [PhD Thesis, Universitas Jambi]. https://repository.unja.ac.id/65191/
Bandura, A. (2014). Social-cognitive theory. Dalam An introduction to theories of personality (hlm. 341–360). Psychology Press. https://api.taylorfrancis.com/content/chapters/edit/download?identifierName=doi&identifierValue=10.4324/9781315793177-21&type=chapterpdf
Berliana, A., & Nurtjahjo, F. E. (2024). Studi kasus: Cognitive behavior therapy untuk mengurangi kecenderungan kecemasan sosial pada siswa sekolah dasar. MANASA, 13(1), 34–46.
Jungert, T., Holm, K., Iotti, N. O., & Longobardi, C. (2021). Profiles of bystanders’ motivation to defend school bully victims from a self‐determination perspective. Aggressive Behavior, 47(1), 78–88. https://doi.org/10.1002/ab.21929
Latané, B., & Darley, J. M. (1970). The unresponsive bystander: Why doesn’t he help? (No Title). https://cir.nii.ac.jp/crid/1970023484932626338/holdings
Maharani, A. P., Sari, N. P., & Arsyad, M. (2025). Pengaruh Gadget Addiction terhadap Kecemasan Akademik Siswa TJKT SMK Negeri 2 Banjarmasin: The Influence of Gadget Addiction on Academic Anxiety of TJKT Students at SMK Negeri 2 Banjarmasin. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 5(03), 1207–1214.
Mayasari, M., Cintami, P. N., Sari, K., Andrianie, W. C., & Sari, N. P. (2024). Peran Literasi Digital Orang Tua dalam Mendidik Anak Usia Dini di Era Digital. Jurnal Pelayanan Bimbingan dan Konseling, 7(3). https://doi.org/10.20527/jpbk.2024.7.3.16992
Munawarah, M., Setiawan, M. A., & Rachman, A. (2024). Penggunaan Base Telegram Dalam Melatih Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar. JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN, 10(2), 249–256. https://doi.org/10.31602/jbkr.v10i2.16726
Nengsih, N., Ilyas, S. M., & Nasution, S. Br. (2025). The role of anxiety in shaping bystander behavior: A study of students in bullying situations in Indonesian high schools. ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam), 7(2), 120–132. https://doi.org/10.32505/enlighten.v7i2.8547
Permana, R. H. (2019). PISA 2018: 41% Siswa Indonesia Korban Bullying, 17% Dilanda Kesepian. detiknews. https://news.detik.com/berita/d-4809711/pisa-2018-41-siswa-indonesia-korban-bullying-17-dilanda-kesepian
Putri, J., Syammari, S., Rachman, A., & Makaria, E. C. (2025). Peran Bimbingan Dan Konseling Di Perguruan Tinggi Untuk Mengatasi Stres Akademik Mahasiswa Semester 5. Jurnal Pelayanan Bimbingan dan Konseling, 8(1). https://doi.org/10.20527/jpbk.2025.8.1.16130
Putri, N. K., Nurfitriana, A., Varella, E. D., Muhammad, R., Fauzana, N. N., Apriliyani, R. A., Rahmah, S. N., Setiawan, M. A., & Sari, N. P. (2025). Pengaruh Penggunaan Platform Sapu Terhadap Peningkatan Kesadaran Dan Empati Siswa Terhadap Kasus Bullying. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 400–409.
Rachman, A., Sugianto, A., Prayudy, R., & Ramadhan, M. R. (2023). Analysis of Bullying’ Perpetrators and Victims in Middle Schools in Banjarbaru City, South Kalimantan. Journal of Education Method and Learning Strategy, 2(01), 115–125. https://doi.org/10.59653/jemls.v2i01.457
Rachman, A., Widya, T. P., Ferdiansyah, A., Budi, A. M., Hidayat, A., Rizqi, M., Azkia, N., & Pendidikan, D. (2025). Implementasi literasi digital dalam pembelajaran bagi guru sekolah dasar. J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, 8(1), 1516–1522.
Sari, N. P., Setiawan, M. A., Makaria, E. C., Putro, H. Y. S., Saputra, D. G., & Ananda, P. (2026). Mapping Adolescent Cyberbullying in Wetland Communities: An Ecological Analysis Based on Bronfenbrenner’s Theory. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(01), 861–874.
Suhaib, N. L., Sugianto, A., & Rachman, A. (2023). Pengembangan Modul Berbasis Konseling Model Kipas untuk Meningkatkan Nilai Karakter Peduli Sosial. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 13(1), 29–38. https://doi.org/10.25273/counsellia.v13i1.12401
Zahro, N. A. A., Sari, N. P., & Makaria, E. C. (2025). Keefektifan Konseling Mindfulness terhadap Penurunan Tingkat Stres Akademik pada Siswa SMP Negeri 24 Banjarmasin: The Effectiveness of Mindfulness Counseling in Reducing Academic Stress Levels in Students of SMP Negeri 24 Banjarmasin. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 5(03), 1185–1194.







