Implementasi Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Di SMKN 1 Hanau Kalimantan Tengah
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i5.2446Keywords:
Problem Based Learning; hasil belajar; keaktifan siswa; pembelajaran aktif; pendidikan kejuruan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa di SMKN 1 Hanau Kalimantan Tengah. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi experiment. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 42 mahasiswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi aktivitas mahasiswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL berbantuan media digital memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan peningkatan gain score sebesar 0,71 pada kategori tinggi. Selain itu, aktivitas mahasiswa selama pembelajaran menunjukkan peningkatan partisipasi, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa integrasi model pembelajaran berbasis proyek dengan pemanfaatan media digital mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual pada pendidikan tinggi. Oleh karena itu, model PjBL berbantuan media digital direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif dalam pengembangan kompetensi abad ke-21 di lingkungan Magister Teknologi Pendidikan.
References
Anazifa, R. D., & Djukri. (2021). Project-based learning and problem-based learning: Are they effective to improve student's thinking skills? Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(3), 346–355. https://doi.org/10.15294/jpii.v10i3.27108
Arends, R. I. (2018). Learning to teach (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Fitriani, N., & Sulastri, Y. (2022). Implementation of problem based learning in vocational education. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(2), 115–126. https://doi.org/10.21831/jpv.v12i2.48211
Hosnan. (2016). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.
Nugraha, A., & Prasetyo, H. (2022). Pengaruh problem based learning terhadap aktivitas belajar siswa SMK. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 45–56. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i1.25671
Rahmawati, D., Suryani, L., & Kurniawan, A. (2023). Problem based learning and student collaboration in vocational schools. Jurnal Pendidikan Kejuruan, 13(1), 77–88. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.56321
Rusman. (2018). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Raja Grafindo Persada.
Sani, R. A. (2019). Pembelajaran berbasis HOTS. Tira Smart.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suprihatiningrum, J. (2020). Strategi pembelajaran teori dan aplikasi. Ar-Ruzz Media.
Trianto. (2017). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Kencana.
Warsita, B. (2018). Teknologi pembelajaran: Landasan dan aplikasinya. Rineka Cipta.







