Strategi Budaya Literasi Mempersiapkan Studi Lanjut Ke SMA Pada SMP Negeri 2 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan

Authors

  • Mendien Kogoya Universitas Cenderawasih
  • Robert Masreng Universitas Cenderawasih
  • Monika Gultom Universitas Cenderawasih
  • C. Tanta Universitas Cenderawasih
  • Ewendi W. Mangolo Universitas Cenderawasih
  • Ida M. Hutabarat Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.55583/jkip.v7i4.2324

Keywords:

Strategi, Budaya, Literasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi budaya literasi mempersiapkan studi lanjut ke SMA pada SMP Negeri 2 Tiom. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan sebanyak 8 orang terdiri dari kepala Sekolah, 4 orang guru dan 3 orang eksternal dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran, pegiat literasi dna tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi melalui keabsahandata. Teknik analisis data menggunakan teori interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 Tiom dalam strategi membangun budaya literasi melalui tahapan pembiasaan yaitu sekolah telah menerapkan kegiatan rutin membaca 15 menit sebelum pembelajaran sebagai bentuk pembiasaan literasi. Pembiasaan ini berhasil menumbuhkan minat membaca siswa, meningkatkan pemahaman awal terhadap teks, dan mempersiapkan siswa untuk kegiatan literasi lebih lanjut. Namun, konsistensi pelaksanaan dan pemanfaatan pojok baca di tiap kelas masih bervariasi, sehingga dampak pembiasaan belum merata di seluruh siswa. Kegiatan pengembangan literasi dilakukan melalui tindak lanjut setelah membaca, seperti meringkas, menulis tanggapan, dan diskusi buku. Strategi ini mendorong kemampuan berpikir kritis, pemahaman isi buku, serta keberanian siswa dalam mengekspresikan ide secara lisan dan tulisan. Tantangan utama terletak pada keterbatasan sarana dan prasarana, variasi bahan bacaan, serta pengembangan kreativitas menulis siswa yang masih perlu perhatian lebih. Tahap pembelajaran dengan mengntegrasikan literasi ke dalam pembelajaran di semua mata pelajaran dilakukan melalui penggunaan strategi sebelum, selama, dan setelah membaca, serta melalui pemberian tugas menulis dan penggunaan berbagai genre teks. Pelatihan literasi menulis bagi guru dan kolaborasi antar guru memperkuat implementasi strategi ini, sehingga kualitas pembelajaran meningkat dan siswa lebih kreatif dalam menulis. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan sarana/prasarana, manajemen waktu pembelajaran, serta variasi materi bacaan yang belum optimal.

References

Agnestia, R. S., et al. (2025). Analisis pelaksanaan budaya literasi sebagai strategi meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa.

Arifin, S. F. A., Sasmita, F. E., Alfiyah, H. Y., & Amin, M. (2024). Penguatan strategi gerakan literasi sekolah sebagai kecakapan hidup abad 21. Community: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat.

Chindytia, C., et al. (2025). Membangun budaya literasi: Studi kualitatif implementasi program wajib baca di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Chourio-Acevedo, L., et al. (2024). Information literacy development and assessment at school level: A systematic review of the literature. arXiv.

Fadhilah, H. K., Syaqina, D. W., Nafasabilla, Z., & Amelia, D. (2025). Peningkatan kemampuan literasi anak sekolah dasar melalui program GLS. Jurnal Bastra.

Faizah, Dewi Utama. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah Direktorat Jendral Pendidikan Dasar & Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, 2016.

Gea, E., Rukmanti, F., Manik, D. M. B., Hulu, A. D., & Zebua, W. S. (2024). Strategi guru dalam mengembangkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 3(3), 56–62.

Hamdan, A. R., et al. (2025). Strategi guru dalam meningkatkan literasi siswa di era digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Hayati, M. (2024). Implementasi budaya literasi dalam meningkatkan karakter religius siswa. Al-Miskawaih: Journal of Science Education.

Humaeroh, S., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Pentingnya membangun rasa percaya diri siswa melalui literasi budaya dan kewargaan. ELSCHO: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Humaeroh, S., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Pentingnya membangun rasa percaya diri siswa melalui literasi budaya dan kewargaan. ELSCHO.

Inda, F. K., et al. (2024). Strategi membangun sekolah berbasis literasi menuju kultur progresif. Jurnal Citra Magang dan Persekolahan.

Intaniasari, Y., & Utami, R. D. (2022). Menumbuhkan budaya membaca siswa melalui literasi digital di sekolah dasar. Jurnal Basicedu.

Lestari, F. D., Ibrahim, M., Ghufron, S., & Mariati, P. (2021). Pengaruh budaya literasi terhadap hasil belajar IPA di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5087–5099. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1436

Moleong, L.J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Remaja Rosdakarya.

Nofita, R., & Latif, L. (2024). Pelaksanaan gerakan literasi sekolah (GLS) tahap pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Onoma.

Nurrohmah, K. A., Dewi, R. S. I., & Rufiana, I. S. (2024). Efektivitas implementasi literasi budaya di sekolah dasar: Kajian systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Odah, A., & Yuniarti, Y. (2024). Budaya literasi sekolah untuk mengembangkan keterampilan abad 21. Jurnal Basicedu, 7(6), 4193–4203.

Pitanti, L. W., et al. (2024). Manajemen kegiatan budaya literasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Media Manajemen Pendidikan.

Ramdani, G., Sadiah, A., & Srigustini, A. (2023). Strategi Komunikasi Dakwah Dalam Menghadapi Tantangan Budaya Globalisasi. Seminar Nasional Paedagoria.. https://doi.org/10.55047/jekombital.v1i3.476.

Ramdhani, M., & Pratama, J. R. (2024). Problematika budaya literasi membaca di sekolah. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya.

Rimbawati, F. W., & Istiq’faroh, N. (2025). Implementasi gerakan literasi sekolah pada tahap pembelajaran di era kurikulum merdeka. Jurnal Penelitian PGSD.

Rosyidah, A., & Musawir. (2024). Budaya literasi dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa. Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia, 3(1), 116–126.

Rudianto, R., et al. (2025). Strategi kepala sekolah dalam penguatan literasi. Jurnal Manajemen Pendidikan.

Rudianto, R., Harjito, H., & Rasiman, R. (2025). Strategi kepala sekolah dalam penguatan literasi melalui lingkungan kaya teks. Jurnal Manajemen Pendidikan.

Sari, D. E. P., Arafik, M., & Rini, T. A. (2022). Implementasi program gerakan literasi sekolah selama pembelajaran tatap muka terbatas. Jurnal Pembelajaran.

Sari, M. K., et al. (2021). Budaya literasi sebagai upaya pengembangan karakter siswa sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal).

Sismunilawati, S., & Sobri, M. (2024). Analisis keterlaksanaan gerakan literasi sekolah di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukma, H. H. (2021). Strategi kegiatan literasi dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Jurnal Varidika, 33(1).

Suryana, Yaya. (2015). Metode Penelitian Manajemen Pendidikan. Pustaka Setia.

UNESCO. (2025). Transforming education through literacy. UNESCO Publishing. Wiedarti, P. (2018). Desain induk gerakan literasi sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Yuliani, F., & Hendriani, S. (2023). Strategi kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi menulis. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 823–828.

Downloads

Published

2026-05-10

How to Cite

Kogoya, M., Masreng, R., Gultom, M., Tanta, C., Mangolo, E. W., & Hutabarat, I. M. (2026). Strategi Budaya Literasi Mempersiapkan Studi Lanjut Ke SMA Pada SMP Negeri 2 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 7(4), 2211-2221. https://doi.org/10.55583/jkip.v7i4.2324