Peran Kepala Sekolah Sebagai Motivator Di SMP YPPGI Wiringgambut Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i3.2277Keywords:
Kepala Sekolah, Motivator, Kinerja GuruAbstract
Telah dilakukan penelitian tentang kepala sekolah sebagai motivator di SMP YPPGI Wiringgambut Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran kepala sekolah sebagai motivator dalam mengatur lingkungan fisik sekolah, suasana iklim kerja yang kondusif, menegakkan disiplin guru dan tenaga kependidikan, memberi motivasi kepada guru dan tenaga kependidikan, memberikan penghargaan kepada guru yang berprestasi dan menyediakan sumber belajar untuk pengembangan profesional guru serta faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja guru. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi adalah seluruh warga sekolah dan informan adalah kepala sekolah dan guru sebanyak 6 orang. Data diperoleh menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi dan dilakukan keabsahan data berdasarkan kecermatan dalam penelitian dan triangulasi selanjutnya data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh peran kepala sekolah sebagai motivator yaitu 1) mengatur lingkungan fisik secara aktif menata ruang kelas, ruang guru, dan sarana-prasarana sekolah, melibatkan guru dan siswa dalam perawatan lingkungan, serta memberikan motivasi dan teladan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan, 2) menciptakan suasana iklim kerja yang kondusif mampu meningkatkan motivasi, rasa aman, dan tanggung jawab guru melalui sikap terbuka, adil, komunikasi dua arah, dan pendekatan kekeluargaan, 3) Menegakkan disiplin guru dan tenaga kependidikan dilakukan secara jelas, adil, dan konsisten, dengan pendekatan persuasif dan pembinaan personal sebelum pemberian sanksi, 4) memberikan motivasi secara konsisten mempengaruhi semangat kerja, rasa percaya diri, loyalitas, dan kualitas kinerja guru, 5) Peran kepala sekolah sebagai motivator dalam memberi penghargaan secara terbuka, adil, dan objektif sehingga menumbuhkan kompetisi sehat dan motivasi untuk berprestasi di antara guru, 6) menyediakan sumber belajar mendukung pengembangan profesional guru dengan ketersediaan buku, modul, akses internet, komputer, dan kesempatan mengikuti pelatihan, 7) Faktor pendukung keberhasilan kepala sekolah sebagai motivator meliputi: komunikasi terbuka, keteladanan, kesempatan pengembangan profesional, suasana kerja harmonis, dan iklim kerja kondusif. Faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya anggaran sekolah, kondisi geografis yang jauh, beban kerja administrasi yang tinggi, disiplin guru yang bervariasi, dan kondisi sosial-ekonomi guru.
References
Abdul Wahab, & Umiarso. (2011). Kependidikan dan kecerdasan spiritual. Ar-Ruzz.
Amin Alhusaini, dkk. (2020). Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru. Vol. 4(No. 3), 2168.
Andriani, L., Prasetyo, H., & Putri, A. (2023). The effect of recognition and reward on teacher performance in primary schools. Journal of Educational Management, 12(1), 45–57. https://doi.org/10.1234/jem.2023.0012
Avalos, B. (2020). Teacher professional development in teaching and teacher education over ten years. Teaching and Teacher Education, 91, 103033. https://doi.org/10.1016/j.tate.2020.103033
Ashlan, S., & Akmaluddin. (2021). Gaya kepemimpinan kepala sekolah. Yayasan Barcode.
Azmi, N., & Haryanto, S. (2021). Pengaruh keterlibatan guru dan siswa dalam kebersihan sekolah terhadap disiplin dan budaya kerja. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 45–56.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056
Bandura, A. (2018). Social learning theory. Routledge.
Basri, M., & Suryadi, D. (2022). Apresiasi guru dan loyalitas kerja: Studi pada sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 15(2), 78–89. https://doi.org/10.5678/jpk.2022.1502
Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2019). Transformational leadership (3rd ed.). Routledge.
Becker, G. S. (2021). Human capital: A theoretical and empirical analysis with special reference to education (4th ed.). University of Chicago Press.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2020). Effective teacher professional development. Palo Alto: Learning Policy Institute.
Earthman, G. I. (2020). School facility conditions and teacher performance: Evidence from the field. Educational Facility Research Journal, 12(1), 1–15.
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnelly, J. H., & Konopaske, R. (2018). Organizations: Behavior, structure, processes (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia (Revisi). Bumi Aksara.
Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen dasar: Pengertian dan masalah (Revisi). Bumi Aksara.
Herzberg, F. (1968). One more time: How do you motivate employees? Harvard Business Review, 46(1), 53–62.
Herzberg, F. (2017). One more time: How do you motivate employees? Harvard Business Review Press.
Herzberg, F. (2021). One more time: How do you motivate employees? New York, NY: Harvard Business Review Press.
Hidayati, F., Nugroho, A., & Santoso, T. (2021). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kenyamanan kerja guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(2), 45–55.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2020). Educational administration: Theory, research, and practice (10th ed.). McGraw-Hill.
lham. (2024). Manajemen sumber daya manusia. Widina Media Utama.
Lubis, A. (2022). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi dan kinerja guru di SMP Negeri 5 Medan. Jurnal Pendidikan Nasional, 7(3), 77–88.
Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Remaja Rosdakarya.
Mardizal, J., & Jalinus, N. (2023). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah kejuruan. Eureka Media Aksara.
Manopo, J. (2020). Kepemimpinan kepala sekolah dan pengaruhnya terhadap kinerja guru di sekolah dasar N 5 Manado. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 22–34.
Mulyasa, E. (2017). Menjadi kepala sekolah profesional. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2019). Standar kompetensi kepala sekolah dan guru. Remaja Rosdakarya.
Nugroho, A., & Rahman, F. (2021). Leadership teladan kepala sekolah dan pengaruhnya terhadap motivasi guru. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 9(3), 101–112.
Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
Prasetyo, B., & Lestari, P. (2022). Motivasi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 11(2), 78–90.
Prasetyo, B., & Sari, P. (2022). Strategi pembinaan disiplin guru melalui pendekatan personal. Jurnal Administrasi Pendidikan, 16(1), 56–67.
Prasetyo, B., & Sari, P. (2022). Efektivitas komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 16(1), 78–87.
Putra, I. G. N. A., & Kurniawan, A. (2022). Pengaruh penyediaan sumber belajar digital terhadap kompetensi guru di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 49(2), 115–128.
Putra, I. G. N. A., & Kurniawan, A. (2022). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi dan kinerja guru di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 49(2), 115–128.
Rahmawati, D. (2023). Peran kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja guru di SMA swasta Yogyakarta. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(1), 101–112.
Rahman, F., Lestari, D., & Utami, R. (2021). Hubungan kegiatan kebersamaan dengan motivasi dan disiplin guru. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 10(3), 99–110.
Rahman, F., Lestari, D., & Utami, R. (2021). Teladan kepala sekolah sebagai motivator dalam penegakan disiplin guru. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 10(3), 101–112.
Rahman, A., Nugroho, A., & Prasetyo, T. (2022). Kepemimpinan kepala sekolah dalam optimalisasi sumber daya sekolah di era digital. Jurnal Administrasi Pendidikan, 29(1), 45–60.
Ramli, A. (2021). Konsep manajemen kepemimpinan kepala sekolah (Tinjauan terhadap kinerja guru). Mitra Ilmu.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). Pearson.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2020). Management (14th ed.). Pearson.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2021). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
Sari, N. (2019). Peran kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 3 Jayapura (Skripsi). Universitas Negeri Papua.
Sari, P., Utami, R., & Hadi, S. (2020). Fasilitas sekolah dan pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 17(4), 55–67.
Sari, P., & Utami, R. (2023). Pelatihan dan pengembangan profesional guru sebagai motivator peningkatan kinerja. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 18(1), 66–79.
Suharsaputra, H. (2018). Manajemen kinerja guru. Alfabeta.
Setiawan, A., & Putri, L. (2020). Iklim kerja positif dan pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 18(4), 66–75.
Syahril, S. (2020). Kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru di sekolah dasar. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(2), 45–57.
Suryana, Y. (2015). Metode penelitian. Pustaka Setia.
Tumiwa, R. (2021). Penerapan kepemimpinan motivasional kepala sekolah di SMP Negeri dan Swasta. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 50–61.
Uno, H. B. (2016). Manajemen pendidikan: Teori, praktik, dan penelitian. Bumi Aksara.
Wahjosumidjo, S. (2011). Manajemen sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah. Grasindo.
Warisno, A., & Murtafiah, N. H. (2022). Manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM). AZKA Pustaka.
Wijaya, A., Santosa, B., & Lestari, D. (2021). Pengaruh pelatihan dan pengembangan profesional terhadap kinerja guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 120–134.
Wijaya, B., & Hartono, A. (2021). Reward system and teacher performance: Evidence from Indonesian schools. International Journal of Educational Development, 82, 102378.
Wijono, S. (2018). Kepemimpinan dalam perspektif organisasi. Kencana.
Widayati, K. D. (2019). Kompensasi terhadap kinerja guru pada Sekolah Dasar Negeri Jatiwaringin X Bekasi. Widya Cipta - Jurnal Sekretari dan Manajemen, 3(1), 17–24. https://doi.org/10.31294/widyacipta.v3i1.5058







