Pengaruh Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Sebagai Strategi Persiapan Akreditasi Di SMPK Frateran Celaket 21 Malang
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i3.2190Keywords:
SPMI, mutu pendidikan, akreditasi, manajemen pendidikan, kajian pustakaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai strategi dalam persiapan akreditasi di SMPK Frateran Celaket 21 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (literature review), yang mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi terkait SPMI dan akreditasi pendidikan. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPMI memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Implementasi SPMI yang optimal terbukti mampu meningkatkan kesiapan sekolah dalam menghadapi akreditasi, terutama dalam aspek dokumentasi, proses pembelajaran, dan sistem evaluasi. Selain itu, keberhasilan SPMI dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan, kompetensi tenaga pendidik, serta budaya mutu di lingkungan sekolah. Dengan demikian, SPMI dapat dijadikan sebagai strategi efektif dan berkelanjutan dalam persiapan akreditasi sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan manajemen mutu pendidikan serta menjadi referensi bagi sekolah dalam mengoptimalkan implementasi SPMI.
References
Arcaro, J. S. (2005). Quality in education: An implementation handbook. CRC Press.
Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah. (2020). Instrumen akreditasi satuan pendidikan (IASP). BAN-S/M.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mere, K. (2025). Persepsi Guru Dan Siswa Terhadap Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Proses Pembelajaran Di SMA. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 6(3), 1346-1352. https://doi.org/10.55583/jkip.v6i3.1632
Mulyasa, E. (2013). Manajemen berbasis sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Nuridayanti, N., Muryaningsih, S., Badriyah, B., Solissa, E. M., & Mere, K. (2023). Peran teknologi pendidikan dalam implementasi kurikulum merdeka. Journal on Teacher Education, 5(1), 88-93.
Sallis, E. (2012). Total quality management in education (3rd ed.). Routledge.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Puspitoningrum, E., Resya, K. N. P., Syamsuri, S., Pratiwi, E. Y. R., & Mere, K. (2024). Penerapan E-Learning sebagai sumber dan media belajar pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 197-205.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Solissa, E. M., Lilis, L., Utami, A. T. B., Anggraini, R., & Mere, K. (2023). Penerapan model pembelajaran e-learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Journal On Teacher Education, 5(1), 327-333.
Suharsaputra, U. (2018). Manajemen pendidikan: Teori dan praktik. Refika Aditama.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.







