Penerapan Manajemen Kesiswaan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di SMA Negeri 1 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan

Authors

  • Miletus Wenda Universitas Cenderawasih
  • Happy Lumbantobing Universitas Cenderawasih
  • Kusdianto Kusdianto Universitas Cenderawasih
  • C. Tanta Universitas Cenderawasih
  • Yulius Mataputun Universitas Cenderawasih
  • Albaiti Albaiti Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.55583/jkip.v7i3.2138

Keywords:

Manajemen Kesiswaan, Kedisiplinan Siswa, Manajemen Pendidikan, Sekolah Menengah Atas

Abstract

Kedisiplinan siswa merupakan indikator penting keberhasilan pendidikan karena menciptakan iklim belajar yang tertib, kondusif, dan efektif. Di SMA Negeri 1 Tiom, pengamatan awal menunjukkan masih adanya perilaku indisipliner, seperti keterlambatan, ketidakpatuhan terhadap aturan berpakaian, dan rendahnya partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis penerapan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di sekolah tersebut. Fokus penelitian meliputi pengelolaan absensi, pengawasan kepatuhan berpakaian, pembinaan ketepatan waktu, pembinaan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap perilaku siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, yang melibatkan kepala sekolah, guru, wali kelas, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan diuji melalui triangulasi. Hasil menunjukkan manajemen kesiswaan diterapkan secara terencana, terorganisasi, dan konsisten melalui pengawasan kehadiran, penegakan disiplin berpakaian, pembiasaan ketepatan waktu, serta keterlibatan siswa dalam ekstrakurikuler. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, kerja sama guru, dan dukungan orang tua, sedangkan penghambat mencakup keterbatasan sarana, kondisi geografis, dan keberagaman latar siswa. Penerapannya berdampak positif terhadap kehadiran, kepatuhan, dan tanggung jawab siswa, membentuk budaya disiplin serta lingkungan belajar yang tertib dan efektif.

References

Ahmad, A., Hasnawati, & Mardiah. (2024). Analisis manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Jurnal Pendidikan, 12(2), 145–156.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, R. R., Purwoko, B., & Khamidi, A. (2025). Manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan kehadiran siswa melalui tata tertib sekolah. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(1), 1–12.

Bronfenbrenner, U. (dalam Syah, M.). (2010). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Djamarah, S. B. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Elly, M. (2016). Psikologi pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Epstein, J. L. (2001). School, Family, and Community Partnerships: Preparing Educators and Improving Schools. Boulder, CO: Westview Press.

Fayol, H. (2016). General and industrial management (C. Storrs, Trans.). Martino Publishing. (Original work published 1916).

Handoko, T. Hani. (2012). Manajemen (Edisi 2). Yogyakarta: BPFE.

Hidayat, R. (2020). Implementasi manajemen kesiswaan terhadap kedisiplinan siswa di sekolah menengah atas. Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(2), 89–98.

Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational Administration: Theory, Research, and Practice (9th ed.). New York: McGraw-Hill.

Hutrista, P., Kasim, A. M., & Aswim, D. (2023). Pengaruh tata tertib sekolah terhadap kesadaran siswa di SMA Swasta St. Petrus Kewapante. SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 119–128. https://doi.org/10.59632/sjpp.v1i1.156

Karlberg, M., Lane, K. L., & Cook, C. R. (2024). School-wide positive behavioral interventions and supports: Recent developments and future directions. Journal of Positive Behavior Interventions, 26(1), 3–15.

Koesoema, D. (2010). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.

Koontz, H., & O'Donnell, C. (2019). Principles of management: An analysis of managerial functions. McGraw-Hill Education.

Lestari, D. (2021). Perencanaan dan pengawasan manajemen kesiswaan terhadap disiplin siswa. Jurnal Pendidikan Menengah, 6(1), 45–56.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Maulina, R. (2023). Keteladanan guru dan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan disiplin siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 201–213.

Mayo, E. (2019). The human problems of an industrial civilization. Routledge. (Original work published 1933).

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E., et al. (2019). Manajemen peserta didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyono. (2008). Manajemen administrasi dan organisasi pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Ogden, T., Sørlie, M. A., & Hagen, K. A. (2024). Implementing school-wide positive behavior support: Effects on student behavior and school climate. Educational Psychology Review, 36(1), 55–73.

Prasetyo, A., & Nurhadi. (2021). Peran manajemen kesiswaan dalam meningkatkan disiplin kehadiran siswa. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(1), 67–78.

Prayitno, & Amti, E. (2013). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Purwanto, M. N. (2014). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahmawati, L. (2025). Peran kegiatan pramuka dalam pembentukan kedisiplinan siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 33–44.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2016). Management (13th ed.). Boston: Pearson Education.

Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar-mengajar (Cet. 24). Depok: Rajawali Pers.

Sagala, S. (2013). Manajemen strategik dalam peningkatan mutu pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sari, P., & Utomo, S. (2022). Pengaruh manajemen kesiswaan terhadap perilaku disiplin siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 101–112.

Senggo, Y. (2023). Manajemen kesiswaan dan disiplin kehadiran siswa di wilayah terpencil. Jurnal Pendidikan Nusantara, 4(2), 77–90.

Siagian, S. P. (2014). Fungsi-fungsi manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. New York: Macmillan.

Slameto. (2010). Belajar: dan faktor–faktor yang mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulistiyowati, S. (2001). Cara Belajar yang Efektif dan Efisien. Pekalongan: Cinta Ilmu.

Suryana. (2015). Metodologi penelitian: Model praktis penelitian kuantitatif dan kualitatif. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Suryosubroto, B. (2009). Proses belajar mengajar di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Syah, M. (2010). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Taylor, F. W. (2019). The principles of scientific management. Routledge. (Original work published 1911).

Terry, G. R. (2021). Principles of management. Read Books Ltd.

Tu’u, T. (2004). Peran disiplin pada perilaku dan prestasi siswa. Jakarta: Grasindo.

Wahyudi, A. (2025). Disiplin waktu dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 14(1), 21–34.

Wulandari, S. (2020). Penerapan manajemen kesiswaan dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 25(1), 55–66.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Downloads

Published

2026-03-12

How to Cite

Wenda, M., Lumbantobing, H., Kusdianto, K., Tanta, C., Mataputun, Y., & Albaiti, A. (2026). Penerapan Manajemen Kesiswaan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di SMA Negeri 1 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 7(3), 1107-1116. https://doi.org/10.55583/jkip.v7i3.2138