Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru Di SD Muhammadiyah 1 Kecamatan Melak Kabupaten Kutai Barat
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i2.2023Keywords:
Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Peningkatan, Kinerja GuruAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru, dan faktor yang mendukung dan menghambat kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru di SD Muhammadiyah 1 Melak kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan partisipasi guru. Strategi meliputi pendekatan yang bersifat kolaboratif, partisipatif, serta pemberdayaan yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi guru dalam kegiatan sekolah perlu dilakukan. Faktor-faktor yang mendukung Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru di SD Muhammadiyah 1 Melak Kabupaten Kutai Barat, seperti komunikasi yang efektif, pemberdayaan, peningkatan partisipasi kerja guru secara signifikan. Sedangkan faktor penghambat seperti budaya sekolah yang kurang mendukung, beban kerja guru serta kurangnya motivasi dan penghargaan bagi guru.
References
Astuti, S. I. (2011). Desentralisasi dan partisipasi masyarakat dalam membayar pendidikan. Yogyakarta: Perpustakaan Pelajar.
Astuti, S. I. (2011). Manajemen partisipatif dalam organisasi pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Gusma, H. E. (2020). Hubungan gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru di SMPN Kecamatan Palembangan Kabupaten Agam. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 2(1), 293–831. https://doi.org/10.24036/bmp.v2i1.3764
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2020). Educational administration: Theory, research, and practice (11th ed.). New York: McGraw-Hill.
Kunandar. (2007). Guru profesional. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). USA: Sage Publications. (Diterjemahkan oleh Tjetjep Rohindi Rohidi). Jakarta: UI-Press.
Moleong, L. J. (2011). Metodologi penelitian kualitatif dalam perspektif rancangan penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Oktaviana, M. N. (2019). Pengaruh minat dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar sejarah Indonesia (Skripsi tidak diterbitkan).
Okviana, R. (2019). Psikologi perilaku dan dinamika pribadi. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Ouchi, W. G. (1981). Theory Z: How American business can meet the Japanese challenge. Reading, MA: Addison-Wesley.
Soekanto, S. (2006). Sosiologi: Suatu pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: CV Alfabeta.
Sujak, A. (1990). Kepemimpinan manajer. Jakarta: Rajawali Pers.
Sumpeno, W. (2009). Menjadi fasilitator genius. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sumpeno, W. (2009). Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suryosubroto, B. (2007). Manajemen pendidikan di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Suryosubroto, B. (2007). Proses belajar mengajar di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Tanzeh, A. (2011). Metodologi penelitian praktis. Yogyakarta: Penerbit Teras.
UNESCO. (2016). Teacher policy development guide. Paris: UNESCO Publishing.







