Permainan Parvitas Untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Dharma Wanita Persatuan 4 Senggreng Kecamatan Sumberpucung Malang
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i1.1986Keywords:
Permainan Parvitas, Kreativitas Anak, Anak Usia Dini, Pembelajaran Bermain, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan Parvitas dalam meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 4 Senggreng, Kecamatan Sumberpucung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas dan kemampuan kreativitas anak selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Parvitas mampu meningkatkan kreativitas anak secara signifikan. Pada tahap pra tindakan, tingkat kreativitas anak berada pada persentase 35%. Setelah pelaksanaan Siklus I, kreativitas meningkat menjadi 45%, dan pada Siklus II mengalami peningkatan yang lebih tinggi hingga mencapai 78%. Penerapan permainan Parvitas terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan anak dalam berimajinasi, berkomunikasi, bekerja sama, serta menumbuhkan sikap kreatif, tekun, dan kemampuan memecahkan masalah dalam kegiatan bermain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan Parvitas merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini, khususnya pada anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 4 Senggreng.
References
Arikunto, S., Supardi, & Suhardjono. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara.
Davidoff, Linda L. 1991. Psikologi Suatu Pengantar jilid 2 (terjemahan). Jakarta: Erlangga
Dariyo Agoes, psi (2007). “psikologi perkembangan anak tiga tahun pertama”. (Bandung PT : Refika aditama) hal, 217
Elizabeth B. Hurlock. (1978). Perkembangan Anak Jilid 1. (Alih Bahasa: Meitasari Tjanadrasa) Jakarta : Penerbit Erlangga.
Fitri Nur Halisah, Sofa Muthohar,2024. Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif.
Mayke S. Tedjasaputra. (2001). Bermain, Mainan dan Permainan untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Grasindo.
Mimah Jamilah, Asep munajat, Alfian Ashshidiqi,2024. Upaya meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini usia 5-6 melalui Permainan Edukatif Lego di Kober Nurul Huda Desa Sukaratu Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut.
Munandar, Utami,2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta :Rineka
M. Fadlillah, M.Pd.I, Buku ajar bermain dan permainan anak usia dini (jakarta : PT Prenadamedia Group 2018), hal 7-8
Permendikdasmen No.10 Tahun 2025 tentang Standar tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini
Rachmawati, Y. (2012). Strategi pengembangan kreativitas pada anak. Prenada Media
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Siti Zulaikhah, Nur Kholis, Rina Wulandari,2019 . Pengembangan Kreatifitas Anak melalui bermain Konstruktif Lego di Taman Kanak-kanak Al Hidayah Silir Sari Labuhan Ratu IV.
Septiayuastuti, Nurul Arifiyanti, Cahya Arthameivia,2025. Pengaruh Bermain Konstruktif terhadap Kreativitas Anak Kelompok B usia 5-6 tahun di Gugus VII Kecamatan Sleman Yogyakarta.
Semiawan, 2012:14. Perkembangan dan belajar peserta didik, ( jakarta : deperteman pendidikan dan kebudayaan 1999)
Suharismi Arikunto. 2006, Praktik Penelitian Tindak Kelas,Bandung, Rosda Karya
OECD. (2023). How are education systems integrating creative thinking in schools? https://www.oecd-ilibrary.org/docserver/f01158fb en.pdf?expires=1719228700&id=id&accname=guest&checksum=A0637E6EC53F 34B5299D5586D1071A46'
UNESCO. (2019). Fostering Creativity and Critical Thinking: What it Means in School. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000368473
UNICEF. (2020). Early Moments Matter for Every Child. UNICEF. https://www.unicef.org/reports/early-moments-matter
Wiriaatmadja, Rochiati, Metode Penelitian Tindak Kelas, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2009
Yeni Rachmawati &Euis Kurniati,2005. Strategi Pengembangan Kreativitas pada Anak Usia Taman Kank-kanakJakarta: Departemen Pendidikan Nasional.







