Hubungan Efikasi Diri Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Siswa Kelas III-VI Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah Dasar Tunas Karya 1 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i1.1959Keywords:
Efikasi Diri, Motivasi Diri, Pendidikan Agama Kristen, Prestasi BelajarAbstract
Pendidikan pada tingkat Sekolah Dasar (SD) berperan penting dalam pengembangan potensi intelektual, sosial, dan emosional siswa. Efikasi diri, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuan diri sendiri, dan motivasi belajar sebagai dorongan internal, diduga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa kelas III–VI SD Tunas Karya 1. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan regresi linear berganda. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas III–VI SD Tunas Karya 1, dengan sampel sebanyak 40 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur efikasi diri dan motivasi belajar, serta dokumentasi nilai prestasi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan koefisien korelasi R = 0,452, artinya 45,2% prestasi siswa dipengaruhi oleh efikasi diri. Motivasi belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan koefisien korelasi R = 0,550, memberikan kontribusi sebesar 55% terhadap prestasi siswa. Secara simultan, efikasi diri dan motivasi belajar menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan R = 0,832, menjelaskan 83,2% variasi prestasi siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan efikasi diri dan motivasi belajar sangat berperan dalam mendukung prestasi belajar siswa. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi guru dan pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa.
References
Afri, L. E. (2016). Analisis Faktor Intelektual Dan Nonintelektual Keberhasilan Studi Mahasiswa Fkip Di Universitas Pasir Pengaraian Sebagai Evaluasi Kinerja Membentuk Lulusan Guru Yang Berkualita. Edu Research, 5(2), 97–104.
Agustini, N. A., Candiasa, I. M., & Arnyana, I. B. P. (2024). Kecerdasan Emosional dan Efikasi Diri terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VI SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 7(1), 136–147. https://doi.org/10.23887/jippg.v7i1.73233
Alwisol, A. (2004). Psikologi kepribadian. Malang: Universitas Muhammyadiah Malang.
Asra, Y. Y. K. (2021). Pengembangan Modul Efikasi Diri Untuk Memperkuat Karakter Islami Pada Siswa MTs Negeri Pekanbaru [Disertasi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. https://repository.uin-suska.ac.id/41377/
Gultom, R. R. (2025). Pentingnya Penerapan Merdeka Belajar pada Pendidikan Sekolah Dasar di SD Negeri 116900 Meranti Omas. Pedagogik: Jurnal Pendidikan Dan Riset, 3(1), 119–126.
Hakiki, K. M., Azizah, H. N., Syarfiah, M. F. U., & Kurahman, O. T. (2025). Perkembangan Keberagamaan Peserta Didik di Sekolah Dasar. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(3), 1244–1260. https://doi.org/10.24256/iqro.v8i3.8444
Hakim, A. L. (2011). Pengaruh pendidikan anak usia dini terhadap prestasi belajar siswa kelas I sekolah dasar di Kabupaten dan Kota Tangerang. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(1), 109–122.
Lutfi, M. (2024). Pengaruh manajemen ekstrakurikuler pramuka terhadap Self-Efficacy siswa melalui mediasi kedisiplinan siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Malang [Masters, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. https://doi.org/10/2/10106220021.pdf
Mulia, E., Zakir, S., Rinjani, C., & Annisa, S. (2021). Kajian Konseptual Hasil Belajar Siswa dalam Berbagai Aspek dan Faktor yang Mempengaruhinya. Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 7(2), 137–156. https://doi.org/10.26594/dirasat.v7i2.2648
Nie Lie, N. L. (2025). Pengaruh Mindfulness Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Self Efficacy Siswa Sma Buddhis Bodhicitta Medan [Other, SEKOLAH TINGGI ILMU AGAMA BUDDHA]. https://doi.org/10/20230100016%252520Nie%252520Lie%252520-%252520Daftar%252520Pustaka.pdf
Pasaribu, A., Simanjuntak, H., & Situmeang, E. A. (2024). Lingkungan Belajar Dan Faktor-Faktor Non Intelektual. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(4), 5693–5701.
Rafiola, R. H., Isriyah, M., Atmoko, A., & Prayogo, B. H. (2025). Praktik Konseling: Faktor-Faktor Determinan yang Memengaruhi Efikasi Akademik Siswa. Penerbit Andi.
Sabrina, N., & Japar, M. (2024). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dan Efikasi Diri Terhadap Kemandirian Belajar Pada Siswa SMP [S1, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://doi.org/10/surat%252520naspub.pdf
Sahin, A., Sugiharto, D. Y. P., Sunawan, & Mulawarman. (2025). Persiapan Karier Masa Depan: Peran Guru dan Konselor Sekolah Membangun Adaptabilitas Karier. Cerdas Akademika Nusantara.
Setiana, S., & Eliasa, E. I. (2024). Karakteristik Perkembangan Fisik, Kognitif, Emosi Sosial, dan Moral Pada Anak Usia Sekolah Dasar (7-12 Tahun). Journal Of Human And Education (JAHE), 4(6), 127–138. https://doi.org/10.31004/jh.v4i6.1742







