Analisis Etnopedagogi Dalam Cerita Rakyat Ma’u Pogo Sebagai Sumber Pembelajaran Kontekstual
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i4.2416Keywords:
Etnopedagogi, Cerita Rakyat, Ma’u Pogo, Pembelajaran Kontekstual, Budaya LokalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etnopedagogi dalam cerita rakyat Ma’u Pogo sebagai sumber pembelajaran kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (library research). Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi dan telaah berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan etnopedagogi, cerita rakyat, dan pembelajaran kontekstual. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi nilai-nilai budaya, moral, sosial, dan religius yang terkandung dalam cerita rakyat Ma’u Pogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Ma’u Pogo–Ebulobo mengandung nilai etnopedagogi yang meliputi nilai moral berupa kejujuran dan tanggung jawab, nilai sosial berupa gotong royong dan solidaritas, nilai budaya berupa penghormatan terhadap adat istiadat, serta nilai religius yang berkaitan dengan pandangan spiritual masyarakat. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran kontekstual karena dapat membantu peserta didik memahami materi pembelajaran melalui pengalaman budaya yang dekat dengan kehidupan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerita rakyat Ma’u Pogo–Ebulobo berpotensi menjadi sumber pembelajaran berbasis budaya lokal yang efektif dalam mendukung pendidikan karakter dan pelestarian budaya daerah.
References
Alwasilah, A. C., Suryadi, K., & Karyono, T. (2009). Etnopedagogi: Landasan Praktik Pendidikan dan Pendidikan Guru. Bandung: Kiblat Buku Utama.
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-Lain. Jakarta: Grafiti.
Johnson, E. B. (2007). Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Bandung: Mizan Learning Center.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). California: Sage Publications.
Lickona, T. (2013). Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. Bandung: Nusa Media.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suyitno. (2012). Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa. Surakarta: UNS Press.
Trianto. (2014). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.







