Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip <p><strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)</strong> is published by <strong>Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani</strong> as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Education. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published four times a year <strong>(January, March, July and November)</strong>. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.<br />From Volume 4 number 2 2024 JKIP <strong>SINTA 4 </strong>until Volume 9 Number 1 2029</p> <p><img src="https://journal.al-matani.com/public/site/images/astriayu2012/whatsapp-image-2025-03-21-at-20.48.12.jpg" alt="" width="541" height="140" /></p> en-US jkip.almatani@gmail.com (Erika) jkip.almatani@gmail.com (Erika Listiani) Tue, 27 Jan 2026 08:21:05 +0700 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Inovasi Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Melalui Media Wordwall https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1961 <p>Penilaian pembelajaran merupakan komponen penting dalam proses pendidikan karena berfungsi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran dan perkembangan kompetensi peserta didik. Namun, dalam praktiknya, proses penilaian seringkali dipersepsikan sebagai kegiatan yang menegangkan, membosankan, dan kurang menarik, sehingga menurunkan motivasi serta partisipasi peserta didik. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi dalam pelaksanaan penilaian, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan karakteristik peserta didik di era digital. Salah satu media yang dapat digunakan adalah <em>Wordwall</em>, yaitu aplikasi game edukatif yang dirancang untuk menciptakan suasana pembelajaran dan penilaian yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan <em>Wordwall</em> sebagai media inovatif dalam penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Kristen serta dampaknya terhadap minat dan keterlibatan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan yang dipadukan dengan pengalaman peneliti dalam menerapkan <em>Wordwall</em> pada proses penilaian. Data diperoleh melalui kajian literatur berupa buku dan jurnal nasional terakreditasi serta dokumentasi pengalaman peneliti dalam penggunaan <em>Wordwall</em> sebagai media penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan <em>Wordwall</em> mampu menciptakan suasana penilaian yang lebih menyenangkan, interaktif, dan tidak menegangkan bagi peserta didik. Tampilan visual yang menarik, variasi template permainan, serta sistem penilaian otomatis membuat peserta didik lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti penilaian. Selain itu, <em>Wordwall</em> juga memberikan kemudahan bagi guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi penilaian secara objektif dan transparan. Dengan demikian, <em>Wordwall</em> dapat dijadikan sebagai alternatif media penilaian inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen, sekaligus menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi teknologi guna mendukung kualitas pembelajaran di era digital.</p> Desliani Tandi Lodi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1961 Tue, 27 Jan 2026 00:00:00 +0700 Pembelajaran PAI Berbasis Kooperatif Tipe STAD: Studi Eksperimen Terhadap Keterlibatan Siswa https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1915 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Riset ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran tipe kooperatif </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Student Teams Achievement Division</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (STAD) terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan fokus khusus pada indikator keterlibatan siswa di SMKN 8 Bandar Lampung. Menggunakan metode eksperimen semu ( </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">quasi-experimental</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ) dengan desain kelompok kontrol, data diambil melalui kuesioner skala Likert yang telah teruji. Hasil analisis data menunjukkan bahwa meskipun sebaran data bersifat normal dan seragam (homogen), hasil uji-t memberikan skor signifikansi 0,139 (p &gt; 0,05), yang menunjukkan bahwa penerapan model STAD tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterlibatan siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian penerapan model STAD dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan, dengan penekanan pada ranah afektif, khususnya keterlibatan siswa. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap kajian akademik dengan menunjukkan bahwa peningkatan minat belajar siswa tidak dapat bergantung pada satu model pembelajaran saja, melainkan memerlukan pendekatan pedagogis yang lebih adaptif dan kontekstual.</span></span></p> Mar'atuzzakiyyah Mar'atuzzakiyyah, Saiful Bahri, Sunarto Sunarto Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1915 Tue, 27 Jan 2026 00:00:00 +0700 Prevalensi Pelecehan Seksual Pada Anak Disabilitas Intelektual: Systematic Literature Review https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1957 <p>Pelecehan seksual pada anak dengan disabilitas intelektual merupakan isu serius yang sering terabaikan akibat keterbatasan komunikasi, pemahaman sosial, serta minimnya pendidikan seksual. Kondisi ini menjadikan anak dengan disabilitas intelektual lebih rentan dibandingkan anak pada umumnya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi, faktor risiko, serta bentuk pelecehan seksual yang dialami anak dengan disabilitas intelektual melalui systematic literature review (SLR). Penelusuran dilakukan pada basis data Scopus dengan rentang tahun publikasi 2015–2025 menggunakan pedoman PRISMA. Dari 102 artikel yang diperoleh, 13 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut dengan bantuan perangkat Bibliometrix dan Biblioshiny pada RStudio. Hasil analisis menunjukkan bahwa prevalensi pelecehan seksual pada anak dengan disabilitas intelektual berada pada kisaran 10%–40%, dengan risiko empat hingga delapan kali lebih tinggi dibandingkan anak tanpa disabilitas. Faktor penyebab dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori utama, yaitu faktor individu, faktor keluarga, faktor lingkungan, serta faktor sosial dan budaya. Bentuk pelecehan yang dominan meliputi pelecehan fisik, verbal, nonverbal, visual, hingga psikologis, dengan dampak signifikan terhadap kondisi emosional dan perkembangan anak. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan bukti empiris komprehensif mengenai prevalensi pelecehan seksual pada anak dengan disabilitas intelektual yang dapat dijadikan dasar bagi intervensi kebijakan, pendidikan, dan perlindungan anak.</p> Centra Bonita, Marlina Marlina, Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia, Arisul Mahdi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1957 Tue, 27 Jan 2026 00:00:00 +0700 Motivasi Belajar: Inovasi Pembelajaran Pai Dengan Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition (CIRC) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1967 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran <em>Cooperative Integrated Reading and Composition</em> (CIRC) terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) peserta didik SMP Negeri 31 Bandar Lampung. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya motivasi belajar siswa, khususnya pada aspek ulet menghadapi kesulitan yang hanya mencapai 15% berdasarkan hasil pra-penelitian. Metode yang digunakan adalah <em>quasi experimental design</em> dengan model <em>posttest-only control group design</em>. Sampel ditentukan melalui <em>simple random sampling</em>, dengan kelas VII G sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan CIRC dan kelas VII J sebagai kelas kontrol dengan metode ceramah. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dengan 15 item pernyataan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (α = 0,823). Analisis data menggunakan uji <em>t-test pooled variance</em> setelah memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penerapan CIRC terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, terutama pada aspek ulet menghadapi kesulitan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam diskusi, kerja sama kelompok, dan penyelesaian tugas. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan CIRC dalam pembelajaran PAI di tingkat SMP, yang umumnya masih didominasi metode konvensional. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa CIRC dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar PAI sekaligus memperkuat nilai kolaborasi, tanggung jawab, dan ketekunan siswa.</p> Michellona Erza Pramugita, A. Fatoni, Robiyah Nur Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1967 Tue, 27 Jan 2026 00:00:00 +0700 Perilaku Agresif Anak Dengan Gangguan Emosi Dan Perilaku Di Lingkungan Sekolah: Systematic Literature Riview https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1954 <p>Perilaku agresif anak dengan gangguan emosi dan perilaku (GEP) di lingkungan sekolah adalah permasalahan yang memiliki dampak pada dinamika sosial, pencapaian akademik, dan lingkungan pembelajaran. Tujuan kajian ini untuk menemukan jenis perilaku agresif, faktor penyebab, dan strategi intervensi yang digunakan untuk menangani perilaku agresif anak dengan GEP di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review (SLR). </em>Metode <em>SLR </em>dilakukan menggunakan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan berbasis data<em> Scopus</em> artikel terbit antara 2015-2024. Kriteria inklusi meliputi studi empris terpublikasi yang melibatkan anak dengan GEP di lingkungan sekolah. Data diekstrasi terkait desain penelitian, jenis perilaku agresif, faktor penyebab dan strategi intervensi. Hasilnya terdapat 18 artikel memenuhi kriteria. Kemudian dianalisis menggunakan teknik sintesis tematik dan sintesis naratif. Hasil review menunjukkan agresi verbal dan fisik adalah jenis perilaku agresif paling umum. Faktor penyebab terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal sebagai penyebab perilaku agresif&nbsp; anak dengan GEP dilingkungan sekolah. Terdapat tiga strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi perilaku agresif anak dengan GEP dilingkungan sekolah. Kesimpulan kajian menunjukkan kerja sama antara guru, konselor, dan orang tua penting untuk membuat lingkungan sekolah yang mendukung. Diharapkan hasil ini berkontribusi pada pembentukan kebijakan pendidikan dan penelitian lanjutan yang berbasis lingkungan sekolah yang sesuai di indonesia.</p> Nurmalika Ulfa, Marlina Marlina , Elsa Efrina, Safaruddin Safaruddin, Rila Muspita Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1954 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Persepsi Siswa Sebagai Indikator Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Di Sekolah Menengah Kejuruan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1978 <p>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik serta mendukung keberlangsungan proses pendidikan di sekolah. Keberhasilan implementasi program ini tidak hanya ditentukan oleh indikator objektif, tetapi juga oleh persepsi siswa sebagai penerima manfaat langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa sebagai indikator evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 32 siswa kelas X jurusan Kuliner di SMK Mataram Semarang melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi 26 pernyataan yang diadopsi dari penelitian terdahulu dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 81,25% siswa memiliki persepsi dalam kategori baik dan 18,75% berada dalam kategori cukup, tanpa adanya persepsi kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa menilai program MBG relevan, bermanfaat, dan mendukung kenyamanan serta kesiapan belajar di lingkungan sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa persepsi siswa dapat digunakan sebagai indikator evaluatif dalam menilai kualitas pelaksanaan program MBG.</p> Siti Aqilah Habibah, Sita Nurmasitah Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1978 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Feasibility Of Augmented Reality-Based E-Modules On Seam Material To Increase Vocational Students' Interest In Learning https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1999 <p>In the context of vocational education, learning emphasizes the mastery of practical skills that <br>align with workforce demands. In the Basic Sewing Techniques subject, particularly the subtopic <br>of seam types, students still face difficulties in understanding seam characteristics and their <br>proper application when learning relies mainly on textbooks and conventional teaching methods. <br>This condition shows that there is a need for new and engaging learning tools that can make <br>educational content easier to understand. This study aims to create an e-module that uses <br>Augmented Reality (AR) to assist in learning the Basic Sewing Techniques subject on seam types <br>and to analyze its feasibility as a learning medium for vocational high school students. The study <br>used a Research and Development (R&amp;D) method based on the ADDIE model, which has five <br>steps: analyzing, designing, building, putting into action, and assessing. Information was <br>gathered through interviews, observing lessons, reviewing expert feedback forms, and collecting <br>student opinions. These data came from subject matter experts, media specialists, teachers, and <br>students who are part of the Fashion Design program. The results indicate that the developed <br>AR-based e-module is categorized as very feasible, with validation scores of 94.84% from subject <br>matter experts and 97.37% from media experts. Practicality testing shows that the e-module is <br>highly practical, achieving a score of 96.95%. Furthermore, students' learning interest is <br>classified as high, with improvement scores of 0.71 based on student questionnaires and 0.80 <br>based on teacher observations. <br><strong>Keywords: E-module, Augmented Reality, Basic Sewing Techniques, Vocational School Students </strong></p> Alfina Muzdalifah, Sri Endah Wahyuningsih Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1999 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Efektivitas Metode Jigsaw Untuk Meningkatkan kemampuan Komunikasi verbal pada Anak Berkesulitan Belajar (Single Subject Research Di SDN 17 Jawa Gadut) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1990 <p>Keterampilan komunikasi verbal merupakan aspek penting dalam kehidupan sosial dan pendidikan, komunikasi verbal yang baik memungkinkan anak untuk menyampaikan ide, pendapat, dan informasi secara jelas, efektif , dan logis. Tidak semua anak memiliki komunikasi verbal yang berkembang secara optimal, anak dengan kesulitan belajar sering kali menunujukkan berbagai perilaku positif maupun negatif. Anak berkesulitan belajar menghadapi hambatan menyimak, berbicara, maupun mempresentasikan informasi secara lisan. Berdasarkan hasil asesemen yang dilakukan di sekolah inklusif terdapat satu anak yang menunjukkan kuranya kemampuan dalam berkomunikasi secara verbal. Hasil identifikasi dan asesmen yang peneliti lakukan didasari oleh intrumen identifikasi anak berkesulitan belajar dan komunikasi verbal. Tujuan penelitian ini yaitu menguji keefektifan metode jigsaw untuk meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pada anak berkesulitan belajar. Pemilihan subjek penelitian menggunakan intrumen identifikasi anak berkesulitan belajar dan asemen komuikasi verbal. Penelitian ini menggunakan bentuk <em>Single Subject Research</em> dengan desain A-B-A. subjek penelitian satu orang dengan enam paspek komunikasi verbal. Data dikumpulkan melalui observasi dan alat yang digunakan yaitu intrumen komunikasi verbal dengan frekuensi berapa kali perilaku muncul selama penelitian. Data analisis dibuat dalam bentuk analisis visual grafik yang terdiri dari analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi pada anak setalah diberikanya metode jigsaw.</p> Silva Murdiyani, Marlina Marlina, Damri Damri, Arisul Mahdi, Yosa Yulia Nasri Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1990 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Penggunaan Media Nearpod Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Di Fase E Kelas X SMA GKPI Padang Bulan Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2019 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media <em>Nearpod</em> Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Di Fase E Kelas X SMA GKPI PADANG BULAN MEDAN. Penelitian ini menggunakan Proyek ( <em>Project Based Learning</em>) <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-2 berjumlah 27. Penelitian ini hanya menggunakan satu kelas sebagai kelas pretest dan posttest. Teknik anlisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis, setelah itu dilakukan penelitian untuk kelas Pretest dan Kelas Posttest Design dengan menggunakan Model Pembelajaran <em>Nearpod</em> diperoleh nilai rata-rata dalam kemampuan menulis pada materi teks eksposisi sebelum menggunakan media pembelajaran <em>Nearpod</em> adalah 47,46 berkategori kurang dengan standar Deviasi 13,60 dan nilai rata-rata pada post-test 80,64 dengan standar devisiasi 13,72. Hasil uji prasyarat kelas pretest dan posttest menyatakan sampel berdistribusi normal dan homogen maka nilai tersebut akan dikonsultasikan dengan tabel taraf signifikan 5% dengan dk = (N1+N2)-2 = (27+27)-2 = 52. Dengan melihat nilai ttabel diperoleh nilai ttabel 5% = 1,67. Oleh sebab itu, diperoleh thitung &gt; ttabel (8,86 &gt; 1,67). Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesi H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima.</p> Sonya Apriyanti Damanik, Pontas Jamaluddin Sitorus, Renita Br. Saragih Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2019 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Integrasi Pengajaran Bahasa Dan Budaya Dalam Kegiatan KKN Internasional Di Sekolah Tarikeeyahtul-Ummah https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2000 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil pengajaran bahasa Indonesia yang terintegrasi dengan pengenalan budaya Indonesia kepada siswa Sekolah Tarikeeyahtul-Ummah di Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan refleksi kegiatan pembelajaran selama program KKN berlangsung. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Tarikeeyahtul-Ummah yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran bahasa Indonesia dapat berlangsung secara efektif apabila dilakukan secara bertahap, kontekstual, dan partisipatif. Materi dasar seperti kosakata warna, angka dalam bentuk tulisan, serta penggunaan bahasa dalam konteks sederhana terbukti membantu siswa membangun pemahaman awal terhadap bahasa Indonesia. Pendekatan pembelajaran yang aplikatif melalui praktik langsung, penggunaan media visual, dan interaksi dua arah mampu meningkatkan keterlibatan serta motivasi belajar siswa. Selain aspek kebahasaan, integrasi pengajaran budaya Indonesia melalui pengenalan Batik, Kerawang Gayo, dan daerah Takengon, Aceh, memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman siswa terhadap bahasa Indonesia sebagai representasi identitas dan nilai budaya masyarakat penuturnya. Meskipun demikian, hasil pembelajaran menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap bahasa dan budaya Indonesia masih berada pada tahap pengenalan awal dan belum sepenuhnya terintegrasi dalam kemampuan berbahasa yang lebih kompleks. Oleh karena itu, diperlukan keberlanjutan program pembelajaran agar kemampuan bahasa dan pemahaman budaya siswa dapat berkembang secara lebih mendalam. Secara keseluruhan, kegiatan KKN internasional ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia serta mempererat hubungan antarbudaya melalui pendidikan.</p> Yumna Miasari, Mutia Febriyana Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2000 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Implementasi Manajemen Dan Inovasi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMP Negeri 2 Manado https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2005 <p>Penelitian ini fokus menganalisis bagaimana pengelolaan di sekolah, ide baru dari guru, dukungan atasan dan guru BK, serta dampaknya pada mutu belajar di SMP Negeri 2 Manado. Hasilnya memperlihatkan bahwa tata kelola sekolah dilakukan dengan cara melibatkan semua orang, saling dukung, dan transparan dengan cara melibatkan dari bawah, sehingga guru leluasa ikut andil dalam merancang dan menjalankan program sekolah. Guru mulai memakai cara belajar yang lebih hidup dan memanfaatkan betul media digital, ditambah penilaian pakai lembar penilaian kemampuan dan rekaman digital. Perubahan ini berdampak baik pada semangat, keaktifan, dan hasil belajar murid. Dorongan dari kepala sekolah dan guru BK berupa penyediaan sarana, pelatihan, serta bimbingan ke siswa menciptakan lingkungan sekolah yang mendorong munculnya ide baru. Walaupun ada beberapa masalah seperti waktu yang sempit, keterbatasan sarana TIK, dan beda kemampuan guru, sekolah mampu menanganinya lewat pelatihan, perbaikan sarana, dan gotong royong internal. Kesimpulannya, cara sekolah dikelola dengan melibatkan guru dan inovasi mereka sangat berarti dalam memajukan mutu pendidikan di SMP Negeri 2 Manado.</p> Neiles Wakur, Elni J. Usoh, Romi J. Mongdong Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2005 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Feasibility Test Of A Gamification-Based Fashion Adventure Board Game As A Learning Media For Basic Fashion Design https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1998 <p><em>This study aims to develop and test the feasibility of a gamification-based Fashion Adventure board game for the Basic Fashion Design subject in the 2025/2026 academic year, targeting 10th-grade students at SMK Bina Nusantara Ungaran. This study employed a Research and Development (R&amp;D) method with the ADDIE development model, which includes analysis, design, development, Implementation, and evaluation stages. The implementation and evaluation stages were not fully implemented because the research focused on testing the media's feasibility during the development stage. The research subjects consisted of media experts, material experts, and 10th-grade students, who served as respondents in the limited trial. Data collection techniques used validation questionnaires from media experts and material experts, as well as student response questionnaires. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques by calculating the percentage of feasibility and user response. The results showed that the Fashion Adventure board game was categorized as very feasible based on the assessments of media experts and material experts. Furthermore, student responses were categorized as very good, indicating that the media was considered engaging, easy to use, and helpful in helping students understand the style and look of material in fashion design. Therefore, the Fashion Adventure board game is suitable for use as a learning support medium during the development stage.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>board games, gamification, learning media, fashion design, SMK</em></p> Desi Fitrianita, Sri Endah Wahyuningsih Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1998 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Model Discovery Learning Pada Peserta Didik Disabilitas Daksa Kelas 1 https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2002 <p><em>Discovery Learning model for first-grade students with physical disabilities. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted at SLB Negeri Pematang Siantar. The research subjects consisted of three first-grade students with physical disabilities, identified as PS, GH, and BH. Based on the initial assessment, the students’ early reading abilities were categorized as low, with achievement percentages of 30% for PS, 30% for GH, and 30% for BH. The study was carried out in two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The observation results in Cycle I indicated an improvement in early reading skills, with PS achieving 45%, GH 50%, and BH 40%. Furthermore, a more significant improvement was observed in Cycle II, with achievement percentages increasing to 80% for PS, 80% for GH, and 75% for BH. Data were collected through observation using an early reading skills assessment sheet, while data analysis was conducted using descriptive quantitative techniques by comparing achievement results across cycles. The findings demonstrate that the application of the Discovery Learning model is effective in enhancing early reading skills among first-grade students with physical disabilities. These results indicate that learning activities emphasizing active student engagement in independently discovering concepts can optimally improve motivation, comprehension, and learning outcomes in accordance with the characteristics of students with physical disabilities.</em></p> Aston Abraham Simanullang, Nurhastuti Nurhastuti, Mega Iswari, Antoni Tsaputra Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2002 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1 Sampai 10 Melalui Vidio Pembelajaran Animasi Bagi Anak Disabilitas Intelektual Ringan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2003 <p><em>This study aimed to improve the ability to recognize number symbols from 1 to 10 through the use of animated learning videos for children with mild intellectual disabilities. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted at SLB Negeri Simalungun. The research subjects consisted of three students with mild intellectual disabilities, identified by the initials RP, RS, and K. Based on the initial assessment, the students’ ability to recognize number symbols was categorized as low, with achievement percentages of 20% for RP, 30% for RS, and 40% for K. The study was carried out in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results of observations in Cycle I showed an improvement in students’ ability to recognize number symbols, with RP achieving 50%, RS 60%, and K 60%. Furthermore, in Cycle II, students’ abilities increased significantly, with RP reaching 80%, RS 90%, and K 90%. Data were collected through observation using an assessment sheet of number symbol recognition skills, while data analysis was conducted using descriptive quantitative analysis by comparing the results between cycles. The findings indicate that animated learning videos are effective in improving the ability to recognize number symbols from 1 to 10 among children with mild intellectual disabilities. This study confirms that the use of engaging and visual learning media that align with the learning characteristics of children with mild intellectual disabilities can effectively enhance students’ attention, understanding, and learning outcomes.</em></p> Savendi Sijabat, Mega Iswari, Nurhastuti Nurhastuti , Johandri Taufan Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2003 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Video Interaktif Pada Anak Disabilitas Rungu https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2004 <p><em>This study aims to improve early reading skills through the use of interactive videos for children with hearing impairments. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in Grade II at SLB Negeri Simalungun. The research subjects consisted of two students with hearing impairments, identified by the initials AD and VN. Based on the initial assessment, both students’ early reading abilities were categorized as low, with achievement percentages of 30% for AD and 30% for VN. The study was implemented in two cycles, each comprising the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The results of Cycle I indicated an improvement in early reading skills, with AD achieving 50% and VN achieving 50%. Furthermore, in Cycle II, students’ early reading abilities increased significantly, with achievement percentages reaching 80% for AD and 80% for VN. Data were collected through observation using an early reading skills assessment sheet, while data analysis was conducted using descriptive quantitative techniques by comparing achievement results across cycles. The findings demonstrate that the use of interactive videos is effective in enhancing early reading skills among children with hearing impairments. These results confirm that interactive, visually based learning media aligned with the learning characteristics of children with hearing impairments can effectively improve students’ attention, comprehension, and overall learning outcomes.</em></p> Delvi Maria Damanik, Damri Damri, Mega Iswari, Johandri Taufan Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2004 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0700 Meningkatkan Membaca Permulaan Melalui Media Interaktif Pada Anak Dengan Gangguan Spektrum Autisme Di Kelas II Di SLB Negeri Autis Sumatera Utara https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2009 <p><em>This study aims to improve early reading skills and to describe the learning process through the use of interactive media for children with Autism Spectrum Disorder (ASD). The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted at a Public Special School for Autism in North Sumatra. The research subjects consisted of three second-grade students with Autism Spectrum Disorder, identified as MS, FA, and MR. Based on the initial assessment, the students’ early reading abilities were categorized as low, characterized by difficulties in letter recognition, syllable blending, and maintaining learning focus. The study was carried out in two cycles, each consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. </em><em>The results indicated a gradual improvement in the learning process through the use of interactive media. In Cycle I, students began to show increased attention, learning interest, and basic reading abilities, although intensive teacher guidance was still required. Quantitatively, early reading achievement in Cycle I reached 60% for MS, 57.5% for FA, and 58.5% for MR. In Cycle II, the learning process became more optimal, as reflected in higher active participation, greater independence, and improved reading fluency. Learning outcomes also showed a significant increase, with achievement scores of 71.2% for MS, 71% for FA, and 71.5% for MR. These findings indicate that interactive media are effective in improving both the learning process and early reading outcomes of second-grade students with Autism Spectrum Disorder at the Public Autism Special School in North Sumatra.</em></p> Nadiana Nasution, Johandri Taufan, Zulmiyetri Zulmiyetri, Rilla Muspita Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2009 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0700 Peningkatan Pembelajaran Operasi Hitung Nilai Mata Uang Melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Pada Siswa Disabilitas Intelektual Ringan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2008 <p><em>This study aimed to enhance students’ currency value calculation skills through the implementation of the Realistic Mathematics Education (RME) approach for learners with mild intellectual disabilities. The research addressed a pedagogical gap related to the limited use of contextual and student-centered mathematics instruction in special education settings, particularly in teaching functional numeracy skills. A Classroom Action Research (CAR) design was employed and conducted in Grade VIII at SLB Workshop Padang, involving two students with mild intellectual disabilities. The intervention was implemented across two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through performance-based tests and structured observations and analyzed using descriptive quantitative methods. The findings revealed a consistent and meaningful improvement in students’ ability to perform currency value calculations across the two instructional cycles. The results indicate that the RME approach effectively supports conceptual understanding by linking mathematical operations to real-life contexts, thereby enhancing students’ engagement and learning outcomes. This study contributes pedagogically by demonstrating the practical value of RME as a contextual and meaningful instructional approach for teaching functional mathematics in special education classrooms, particularly for students with mild intellectual disabilities.</em></p> Firdika Linda, Arisul Mahdi, Antoni Tsaputra , Syari Yuliana Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2008 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0700 Efektivitas Media Pembelajaran Papan Perkalian Dalam Peningkatkan Kemampuan Operasi Hitung Perkalian 1–5 Pada Anak Dengan Disabilitas Intelektual Ringan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2007 <p><em>This study aimed to examine the effectiveness of multiplication board learning media in improving multiplication operation skills of numbers 1–5 in a tenth-grade student with mild intellectual disability at SLB Work Shop Padang. The study employed a Single Subject Research (SSR) method with an A–B design. The research subject was one student with mild intellectual disability. The baseline phase (A) was conducted over three sessions and showed an initial multiplication operation ability of 30%. Subsequently, the intervention phase (B) was implemented over seven sessions using multiplication board learning media, resulting in a gradual improvement in multiplication operation skills with achievement levels ranging from 70% to 100%. Data were collected through observation, while data analysis was carried out using visual graph analysis to examine changes in the subject’s performance across each research phase. The findings indicate that multiplication board learning media are effective in improving multiplication operation skills of numbers 1–5 in students with mild intellectual disability. The novelty of this study lies in the use of multiplication boards as concrete and visual learning media that support the understanding of basic multiplication concepts in accordance with the learning characteristics of students with mild intellectual disability.</em></p> Duke Ulima Rahma, Johandri Taufan, Nurhastuti Nurhastuti , Setia Budi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2007 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0700 Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Metode Fernald Bagi Disabilitas Intelektual Ringan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2015 <p><em>This study aimed to improve early reading skills through the implementation of the Fernald method among third-grade students with mild intellectual disabilities at SLB Negeri Pematang Siantar. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of two students with mild intellectual disabilities, identified as IA and AM. </em><em>Based on the initial assessment results, the students’ early reading abilities were classified as low, with achievement percentages of 30% for IA and 25% for AM. The implementation of Cycle I showed an improvement in early reading skills for both students, with IA and AM each achieving 45%. Furthermore, a more significant improvement was observed in Cycle II, where IA achieved 80% and AM achieved 75%. </em><em>Data were collected through observations using an early reading skills assessment checklist, while data analysis was carried out using descriptive quantitative techniques by comparing students’ achievement levels across cycles. The findings indicate that the application of the Fernald method was effective in improving early reading skills among students with mild intellectual disabilities. These results suggest that reading instruction employing a multisensory approach—integrating visual, auditory, kinesthetic, and tactile modalities—can enhance students’ motivation, comprehension, and early reading outcomes in accordance with the characteristics of learners with mild intellectual disabilities.</em></p> Rindu Sinaga, Mega Iswari, Damri Damri, Safaruddin Safaruddin, Mardhatillah Zulpiani Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2015 Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700 Efektivitas Teknik Reinforcement Negatif Dalam Mengurangi Perilaku Agresif Motorik Pada Anak Dengan Gangguan Emosional Dan Perilaku https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1993 <p><em>This study was conducted to address aggressive motor behavior in the form of hitting exhibited by a ninth-grade student with emotional and behavioral disorders (EBD) at Aisyiyah Sijunjung. The behavior occurred spontaneously, repeatedly, and frequently during learning activities, disrupting the learning process and social interactions. The purpose of this study was to examine the effectiveness of negative reinforcement techniques in reducing the frequency of aggressive motor behavior. The research subject consisted of students with EBD, with one student selected as the subject using purposive sampling. The study employed a single subject research (SSR) method with an A-B-A design. Data were collected through direct observation using frequency recording and supported documentation. Data analysis was carried out using visual graphical analysis, focusing on changes in trend direction, level, variability, and overlap between phases. The findings indicated that the frequency of hitting behavior decreased from an average of 7.25 times per session during the initial baseline phase (A1) to 3.67 times during the intervention phase (B), and further declined to 1.8 times during the final baseline phase (A2), with a 0% overlap. The results conclude that negative reinforcement techniques are effective in reducing aggressive motor behavior in students with emotional and behavioral disorders.</em></p> Gusria Herlina, Marlina Marlina, Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia, Safaruddin Safaruddin, Endang Sri Handayani Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/1993 Tue, 03 Feb 2026 00:00:00 +0700 Efektivitas Media Pembelajaran Diorama Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Materi Daur Hidup Hewan Pada Anak Dengan Hambatan Pendengaran https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2032 <p><em>Children with hearing impairments have difficulty understanding abstract Natural Science (IPA) material, especially the concept of animal life cycles, due to limited access to verbal information and minimal use of visual media that suit their learning characteristics. The main objective of this study was to measure the effectiveness of the use of Augmented Reality Diorama learning media on learning outcomes of animal life cycle material in children with hearing impairments. The research method was Single Subject Research (SSR) with an A-B-A design. This study involved one student with hearing impairment in grade IX of SLB Negeri Simalungun as the research subject. The data collection technique used a learning outcome test in each research condition. The frequency of questions answered correctly. Data analysis was carried out through visual graphic inspection, including examination of data in each condition (within-condition analysis) and comparison between conditions (between-condition analysis). The results of the study showed a significant increase in learning outcomes after the Augmented Reality Diorama intervention was implemented. This increase was seen from the increase in the percentage score of students' understanding of animal life cycle material compared to the score in the initial condition (baseline). improving learning outcomes of animal life cycle material in students with hearing impairments.</em></p> Fachry Yudha Prayoga Saragih, Marlina Marlina, Damri Damri, Johandri Taufan Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2032 Tue, 03 Feb 2026 00:00:00 +0700 Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Silaba Berbasis Presentasi Interaktif Pada Murid Dengan Hambatan Intelektual (Single Subject Research Di SLB Autisma YPPA Solok) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2014 <p>Penelitian ini diangkat berdasarkan kondisi seorang murid yang mengalami hambatan dalam kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan kemampuan membaca awal yang dialami murid hambatan intelektual kelas X di SLB Autisma YPPA Solok, khususnya dalam membaca kata berpola KV-KVK. Selain itu kajian ini difokuskan dalam menganalisis peningkatan kemampuan membaca awal menggunakan metode silaba berbasis presentasi interaktif. Pendekatan <em>Single Subject Research</em> (SSR) dengan desain A-B-A digunakan sebagai metode eksperimen dalam penelitian ini. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes membaca, serta analisis data dipaparkan melalui grafik dengan mencakup analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Pada fase baseline (A1) dilaksanakan tiga sesi menunjukkan kondisi data tidak stabil. Pada tahap intervensi (B) yang dilaksanakan selama tujuh sesi, data menunjukkan adanya peningkatan dengan persentase yang bervariasi. Selanjutnya fase baseline (A2) yang dilaksanakan tiga sesi data kembali menunjukkan kondisi stabil. Berdasarkan temuan yang diperoleh bahwa penggunaan metode silaba yang dipadukan dengan presentasi interaktif mampu meningkatkan kemampuan membaca permulaan pola KV-KVK pada murid dengan hambatan intelektual.</p> Synta Kurniawati, Antoni Tsaputra, Marlina Marlina, Gaby Arnez, Yosa Yulia Nasri Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2014 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0700 Improving The Ability To Apply Sanitary Pads In A Child With Down Syndrome Through Direct Instruction Learning (Single Subject Research In Grade III At SLB Alisha, Sijunjung Regency) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2033 <p>This study was motivated by the low level of self-care ability of a child with Down syndrome in independently performing the skill of applying sanitary pads. Limitations in understanding the sequence of steps, remembering procedures, and coordinating fine motor skills caused the child to remain dependent on assistance from others, especially during menstruation. Based on the results of initial observations and assessments, it was found that the child’s ability to apply sanitary pads was still low and had not been carried out correctly and sequentially. Therefore, a structured, concrete, and repetitive learning model was needed. This study employed an experimental method using a Single Subject Research (SSR) approach with an A–B design consisting of a baseline phase (A) and an intervention phase (B). The research subject was a female third-grade student. Data collection was conducted through performance tests using a task analysis–based assessment instrument. Data were analyzed descriptively using quantitative methods through visual graph analysis, which included within-condition analysis and between-condition analysis. The results of the study showed an improvement in the child’s self-care ability in applying sanitary pads after the implementation of the Direct Instruction learning model. During the baseline phase, the child’s ability was at 58.3% and showed a stable trend. During the intervention phase, the child’s ability increased, reaching the highest percentage of 69.4% and showing a more consistent trend. Based on these results, it can be concluded that the Direct Instruction learning model is sufficiently effective in improving self-care skills in applying sanitary pads for a child with Down syndrome</p> Berliana Yuniarti, Arisul Mahdi, Nurhastuti Nurhastuti, Syari Yuliana Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2033 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0700 Strategi Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Kabupaten Ende https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2053 <p>Guru sekolah dasar memegang peran sentral karena mereka berinteraksi secara intensif dengan peserta didik dalam membangun kemampuan dasar literasi, numerasi, karakter, dan keterampilan sosial. Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator belajar, pembimbing, motivator, dan teladan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mneganalisis bagaimana strategi pemberdayaan guru Sekolah Dasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Metode kajian pustaka dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep, teori, temuan empiris, serta kebijakan yang berkaitan dengan strategi pemberdayaan guru sekolah dasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya yang relevan dengan konteks Kabupaten Ende. Berdasarkan hasil kajian pustaka dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan guru sekolah dasar merupakan faktor strategis dan determinan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Pemberdayaan guru tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi individual, tetapi juga mencakup penguatan peran guru dalam sistem pendidikan secara menyeluruh, baik pada level sekolah maupun kebijakan pendidikan daerah.</p> Klemens Mere Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2053 Sun, 08 Feb 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Mentimeter terhadap Pemahaman Siswa pada Materi Konsep Dasar Ekonomi https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2063 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Mentimeter terhadap pemahaman siswa pada materi konsep dasar ekonomi di SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas X AKL yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 10 siswa sebagai kelas eksperimen dan 10 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji statistik inferensial meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test, dan uji independent sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Mentimeter dinyatakan sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi dengan persentase 100% dan ahli media sebesar 95,83%. Analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji independent sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 (&lt; 0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media Mentimeter dan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Mentimeter berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi konsep dasar ekonomi.</p> Muhammad Luthfi Hamzah, Anang Helmi, Apriansyah H, Fika Safitri An, Sinta Paraswati, Yulinda Fitriani Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2063 Sun, 01 Feb 2026 00:00:00 +0700