Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip
<p><strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)</strong> is published by <strong>Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani</strong> as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Education. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published four times a year <strong>(January, March, July and November)</strong>. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.<br />From Volume 4 number 2 2024 JKIP <strong>SINTA 4 </strong>until Volume 9 Number 1 2029</p> <p><img src="https://journal.al-matani.com/public/site/images/astriayu2012/whatsapp-image-2025-03-21-at-20.48.12.jpg" alt="" width="541" height="140" /></p>Lembaga Riset dan Inovasi Almatanien-USJurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)2774-5074The Translation Strategies Of Slang Expressions In The Subtitle Of The Movie “My Oxford Year”
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2286
<p>The use of slang in movies represents informal, expressive, and culturally bound language that often creates challenges in translation, particularly in subtitles. Slang expressions are commonly used to reflect natural conversation, characterize speakers, and convey emotional nuance. However, many slang expressions do not have direct equivalents in the target language, which can result in shifts in meaning, tone, and cultural context. This issue becomes more complex when translating British slang into Indonesian, as both languages differ significantly in terms of cultural references, social usage, and linguistic structure. Therefore, it is important to examine how slang expressions are translated and what strategies are applied to maintain their meaning and function in subtitles. This study aims to identify the types of slang expressions found in the movie <em>My Oxford Year</em> and to analyze the translation strategies used in translating those expressions into Indonesian subtitles. This study employs a qualitative descriptive method. The data were collected from the English and Indonesian subtitle files of the movie, focusing on 35 selected slang expressions that appear throughout the dialogue. The data were analyzed using classification of slang by Tony Thorne and translation strategies by Mona Baker. The findings reveal that various types of slang are used in the movie, including colloquial slang, taboo slang, youth slang, occupational slang, and creative or innovative slang, with colloquial slang as the most dominant type. In terms of translation strategies, paraphrase using related words, cultural substitution, and translation by a more neutral word are the most frequently applied strategies. Overall, the study indicates that the translator tends to prioritize clarity, readability, and naturalness in the target language, although some stylistic and cultural nuances of the original slang expressions are inevitably reduced.</p>Yenita SimanullangFebrina S.L. LumbantobingSrisofian Sianturi
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741834184810.55583/jkip.v7i4.2286Pengaruh Model Diskusi Kelompok Kecil (Small Group Discussion) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKN Di SMAS Santo Thomas 2 Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2299
<p><em>This research is motivated by the fact that the learning process in Civic Education (PPKn) still tends to be teacher-centered (conventional), causing students to be less active and face difficulties in understanding concepts deeply. The purpose of this research is to determine and analyze the extent of the influence of implementing the Small Group Discussion (SGD) learning model on students' cognitive learning outcomes in PPKn subjects at SMAS Santo Thomas 2 Medan. </em><em>The research method used is a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research population included all grade X students of SMAS Santo Thomas 2 Medan, totaling 406 students. The research sample consisted of two classes selected through a quasi-sampling technique: class X MB 8 as the experimental group (33 students) and class X MB 3 as the control group (34 students). Data were collected through pretest and posttest instruments that had been tested for validity and reliability. Data analysis techniques included normality tests, homogeneity tests, Independent Sample T-Tests, and N-Gain analysis using the SPSS program. </em></p> <p><em>The results showed a significant influence of the SGD model implementation on student learning outcomes. This is evidenced by the increase in the average score of the experimental class from 62.45 in the pretest to 81.27 in the posttest. The t-test results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05, meaning the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (H₁) was accepted. Furthermore, the N-Gain analysis yielded a value of 0.6528, which falls into the "medium" category, indicating that the SGD model is quite effective in improving student understanding. The conclusion of this study is that the application of the Small Group Discussion learning model provides a positive and significant impact on improving students' PPKn learning outcomes.</em></p>Piteryan KaunangKondios Meidarlin PasaribuMonalisa Marta Siahaan
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741849185910.55583/jkip.v7i4.2299Pengaruh Model Pembelajaran “Blended Learning” Interaktif Terhadap Prestasi Belajar Kognitif Siswa Dalam Pembelajaran PPkn Kelas XI Tab SMK Immanuel Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2306
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran PPKn yang masih didominasi oleh metode konvensional. Menyebabkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran relatif rendah sehingga berdampak pada kurang optimalnya pencapaian prestasi belajar kognitif siswa. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa diperlukan penerapan model pembelajaran yang lebih kreatif, partisipatif, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi pendidikan sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menganalisis pengaruh model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif terhadap prestasi kognitif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas XI TAB SMK Immanuel Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu<em> (Quasi Experiment)</em> melalui desain <em>(nonequivalent control group design). </em>Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif dalam bentuk <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok penelitian. Melalui penelitian ini diharapkan penharuh model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif memberikan kontribusi yang nyata dalam peningkatan prestasi belajar kognitif siswa. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai <em>posttest</em> pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan prestasi belajar kognitif siswa pada mata pelajaran PPKn.</p>Yesa Rohjayani SaragihHotmaida SimanjuntakKondios Meidarlin Pasaribu
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741860187610.55583/jkip.v7i4.2306 Analisis Upaya Sekolah Dalam Mendapatkan Beasiswa Dan Biaya Pendidikan Berdasarkan Ketentuan UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas Di SMA Gajah Mada Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2308
<p>Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara, namun kendala ekonomi sering kali menjadi hambatan utama yang meningkatkan risiko putus sekolah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara hak normatif dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dengan realitas di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya SMA Gajah Mada Medan dalam memfasilitasi perolehan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik yang berprestasi maupun yang kurang mampu.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Upaya sekolah dalam penelitian ini dianalisis menggunakan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui manajemen POAC, SMA Gajah Mada Medan telah melaksanakan upaya strategis dalam bentuk program beasiswa prestasi yayasan, potongan biaya bagi warga sekitar, Program Indonesia Pintar (PIP). Meskipun implementasi program telah berjalan, penelitian ini menemukan bahwa fungsi pengawasan (controlling) masih memerlukan peningkatan, terutama dalam pendampingan pemanfaatan dana bantuan agar tepat sasaran. Disimpulkan bahwa efektivitas aksesibilitas pendidikan sangat bergantung pada koordinasi intensif manajemen sekolah serta pengawasan yang berkelanjutan.</p>Mechristi Adista ZebuaHotmaida SimanjuntakKondios Meidarlin Pasaribu
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741877189210.55583/jkip.v7i4.2308Upaya Peningkatan Hasil Belajar PPkn Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas X TO1 Di SMK Immanuel Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2309
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PPKn akibat model pembelajaran yang konvensional di kelas X TO1 SMK Immanuel Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dalam meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas X TO1 SMK Immanuel Medan. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berdaur ulang/siklus, yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini yaitu hasil belajar PPKn dan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL).Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X TO1 pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 15 orang, yang terdiri dari 14 laki-laki dan 1 perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dianalisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan di setiap siklusnya. Hasil tes siklus I dengan kualifikasi ”kurang” dan mengalami peningkatan di siklus II dengan kualifikasi ”baik”. Hasil analisis data disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dimana pada pretest, hanya 3 siswa (20%) yang tuntas. Setelah penerapan PBL pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 10 siswa (76,92%), dan puncaknya pada Siklus II mencapai 13 siswa (86,67%) dengan kualifikasi "Sangat Baik" dalam pembelajaran PPKn di kelas X TO1 SMK Immanuel Medan.</p>Niati TumanggorHotmaida SimanjuntakKondios Meidarlin Pasaribu
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741893191210.55583/jkip.v7i4.2309Pengaruh Pendekatan Deep Learning Terhadap Kemampuan Siswa Dalam Menulis Teks Eksposisi Kelas X Di SMK Jerisa Mandiri Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2312
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan deep learning terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi pada siswa kelas X SMK Jerisa Mandiri Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi, khususnya dalam aspek penyusunan tesis, pengembangan argumen, serta penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat. Selain itu, proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional dinilai kurang mampu mendorong pemahaman mendalam dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen Two Group Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Jerisa Mandiri Medan yang berjumlah 101 siswa. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X-DKV sebagai kelas eksperimen dan kelas X-Perhotelan sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran dengan pendekatan deep learning yang dipadukan dengan aspek joyful learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan menulis teks eksposisi yang dinilai berdasarkan aspek isi, struktur, dan kebahasaan. Data dianalisis menggunakan teknik statistik untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan pendekatan deep learning terhadap peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi siswa</p>Anggilina SiraitBeslina A. SiagianJuni Agus Simaremare
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741913192810.55583/jkip.v7i4.2312Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2329
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Reciprocal Teaching</em> terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah <em>One Group Pretest–Posttest Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes menulis teks berita. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap yaitu <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Nilai rata-rata siswa pada <em>pretest</em> adalah 60,16, sedangkan nilai rata-rata pada <em>posttest</em> adalah 77,43. Perhitungan hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan uji t pada taraf signifikan α = 0,05. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 7,218 dan ttabel = 1,671. Karena thitung > ttabel (7,218 > 1,671) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Reciprocal Teaching</em> berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan.</p>Kartina SiagianHarlen SimajuntakPontas Jamaluddin Sitorus
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741929194310.55583/jkip.v7i4.2329 Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbasis Media Interaktif Terhadap Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMK Swasta Indonesia Membangun 2 Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2330
<p>Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas x smk swasta Indonesia membangun 2 medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen, menggunakan desain penelitian <em>One Group Pretest dan Posttest</em>. Populasi penelitian 25 orang. Hasil penelitian <em>pretest</em> bahwa kemampuan menulis teks negosiasi sebelum menggunakan pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif memperoleh nilai rata-rata sebesar 56,2. Hasil <em>posttest </em>menunjukan bahwa kemampuan siswa sesudah menggunakan pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif memperoleh nilai rata-rata sebesar 80,26. Analisis data menunjukan menikatnya kemampuan menulis teks negosiasi sebesar 40,63 % setelah menggunakan pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif, dari hasil perhitungan uji normalitas diperoleh: data <em>pretest</em>: memperoleh nilai Lhitung = 0,1336 dan Ltabel = 0,173 maka Lhitung < Ltabel= 0,1336<0,173. Hal ini membuktikan bahwa data <em>pretest </em>berdistribusi normal ,dan data <em>post-test </em>memperoleh nilai Lhitung= 0,1014 dan Ltabel= 0,173 maka Lhitung < Ltabel= 0,1014<0,173. Hal ini membuktikan bahwa data <em>post-test </em>berdistribusi normal. Setelah uji normalitas dan uji homogenitas dilakukan, dikerenakan thitung>ttabel yakni 8,36>1,67 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas x smk swasta Indonesia membangun 2 medan.</p>Jemima Flora Indah MalauElza L.L SaragihVina Merina Br Sianipar
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741944195710.55583/jkip.v7i4.2330Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kesadaran Siswa Terhadap Peraturan Sekolah Di SMKS 1 Yapim Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2331
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran siswa dalam mematuhi peraturan sekolah di SMKS 1 YAPIM Medan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih seringnya terjadi pelanggaran tata tertib oleh siswa, seperti keterlambatan, penggunaan atribut yang tidak lengkap, serta kurangnya kedisiplinan dalam proses pembelajaran. Rendahnya kesadaran tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 117 orang, dengan sampel sebanyak 91 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner), dokumentasi, dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi, regresi linear berganda, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal, lingkungan sekolah, dan teman sebaya memiliki hubungan dan pengaruh yang signifikan terhadap kesadaran siswa dalam menaati peraturan sekolah. Faktor internal memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan faktor lainnya.</p>Yohana Rebecca Aprilia SiahaanLukman PardedeMonalisa Marta Siahaan
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-012026-05-01741958197010.55583/jkip.v7i4.2331Hubungan Antara Partisipasi Siswa Dalam Organisasi Sekolah Dengan Kesadaran Akan Hak Dan Kewajiban Siswa Di SMK S 1 Yapim Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2333
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran siswa dalam mematuhi peraturan sekolah di SMKS 1 YAPIM Medan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih seringnya terjadi pelanggaran tata tertib oleh siswa, seperti keterlambatan, penggunaan atribut yang tidak lengkap, serta kurangnya kedisiplinan dalam proses pembelajaran. Rendahnya kesadaran tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Pendidikan modern menekankan pentingnya pembentukan karakter, tanggung jawab, dan kesadaran kewarganegaraan siswa melalui berbagai aktivitas kesiswaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi siswa dalam organisasi sekolah dengan kesadaran akan hak dan kewajiban siswa di SMK S 1 YAPIM Medan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang aktif dalam organisasi sekolah, dengan sampel sebanyak 36 responden yang diambil menggunakan teknik <em>proportional random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner (angket) dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan rumus korelasi <em>Product Moment </em>dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara partisipasi siswa dalam organisasi sekolah dengan kesadaran akan hak dan kewajiban siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai koefisien korelasi ($r_{xy}$) sebesar 0,645 yang menunjukkan tingkat hubungan pada kategori kuat. Hasil uji hipotesis (Uji-t) menunjukkan nilai $t_{hitung}$ sebesar 4,91 yang lebih besar dari $t_{tabel}$ sebesar 2,032 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, hipotesis kerja ($H_a$) diterima, yang berarti semakin tinggi partisipasi siswa dalam organisasi sekolah, maka semakin tinggi pula tingkat kesadaran mereka terhadap hak dan kewajiban sebagai peserta didik di SMK S 1 YAPIM Medan.</p>Chintia Talenta Br SihombingHotmaida SimanjuntakKondios Meidarlin Pasaribu
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02741971198810.55583/jkip.v7i4.2333Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Keterampilan Membaca Bahasa Arab Peserta Didik
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2167
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya studi mengenai integrasi model Project Based Learning berbantuan aplikasi digital dalam pembelajaran membaca bahasa Arab, padahal fenomena ini memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan literasi bahasa dan penguatan kompetensi abad ke-21 peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penerapan model Project Based Learning berbantuan Duolingo terhadap keterampilan membaca bahasa Arab peserta didik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes pretest dan posttest keterampilan membaca, serta dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dan nilai signifikansi 0,013 < 0,05. Temuan ini memperkuat teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman dan kolaborasi dalam membangun pemahaman konseptual. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa integrasi model Project Based Learning dengan teknologi digital adaptif efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Arab peserta didik. Implikasi penelitian ini meliputi aspek teoretis berupa pengayaan literatur mengenai inovasi pembelajaran bahasa berbasis teknologi, serta aspek praktis berupa rekomendasi bagi pendidik untuk mengimplementasikan model pembelajaran inovatif yang adaptif dan kontekstual. Penelitian ini juga membuka peluang studi lanjutan terkait efektivitas jangka panjang serta pengaruhnya terhadap keterampilan bahasa lainnya.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Pembelajaran Berbasis Proyek; Duolingo; Keterampilan Membaca; Bahasa Arab; Pembelajaran Berbasis Teknologi</em>.</p>Hasan Al Aziz
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02741989199810.55583/jkip.v7i4.2167Mitos Dan Mistisisme Sebagai Sistem Simbol Budaya Dalam Cerita Pendek Jaya Baya
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2279
<p>Fenomena pada masyarakat Jawa yang sering dilakukan yaitu praktik kebudayaan mitos dan mistis. Permasalahan yang timbul dari fenomena tersebut adalah banyaknya rasa ketidakpercayaan terhadap praktik kebudayaan tersebut, karena dianggap tradisional. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui wujud representasi mitos dan mistis dalam cerpen dan menganalisis fungsi kultural dan makna simbolik berdasarkan kerangka antropologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Analisis data yang dilakukan adalah mengklasifikasikan data, menyajikan data, dan menarik sebuah kesimpulan dari data-data yang digunakan. Penelitian ini mengasilkan sebuah pembahasan yang dapat disimpulkan bahwa, cerita pendek yang terdapat dalam majalah <em>Jaya Baya </em>terdapat beberapa yang terdapat unsur praktik kebudayaan mitos dan mistis. Praktik kebudayaan tersebut kerap ditemukan dalam sebuah simbol yang sering disebut dengan gugon tuhon. Bentuk yang paling dominan dalam cerita pendek yang digunakan adalah praktik kebudayaan mitos. Mitos yang sering ditemukan dan menjadi pembahasan yang paling dominan yakni mengenai gugon tuhon dalam masyarakat Jawa.</p>Ihya' Widhyatma HudayaYunita Ernawati
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02741999201010.55583/jkip.v7i4.2279Strategi Kepemimpinan Transformasional Waka Kesiswaan Dalam Penguatan Karakter Disiplin Siswa Di SMP Negeri 10 Semarang
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2230
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi Waka Kesiswaan dalam menguatkan karakter disiplin pada siswa di SMP Negeri 10 Semarang dengan model kepemimpinan transformasional. Fokus penelitian meliputi strategi yang diterapkan serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses penguatan karakter disiplin siswa menurut perspektif Waka Kesiswaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara mendalam (in-depth interview), observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan yang diterapkan dalam pendisiplinan siswa lebih mengedepankan pemberian contoh. Dalam proses pendisiplinan siswa, Waka Kesiswaan dalam membuat kebijakan dan program lebih menekankan pada penguatan, pembinaan, pendampingan serta yang utama adalah pemberian motivasi dan penghargaan. Komunikasi yang baik menjadi faktor pendukung utama sekaligus menjadi faktor penghambat karena terkadang terjadi miskomunikasi.</p>Febrina Rohmatul CholifahTutik Wijayanti
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742011202310.55583/jkip.v7i4.2230A Systematic Literature Review (SLR): Inclusive Education in the Social-Emotional Development of Elementary School Students
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2288
<p><em>In the context of primary education, the implementation of inclusive education represents an important effort to create a fair and equitable education system for all students, particularly in supporting their social-emotional development. Inclusive education emerges as a response to the limitations of the segregated system, which tends to separate students with special needs from their social environment. This study aims to analyze the impact of inclusive education on the social-emotional development of elementary school students using a Systematic Literature Review (SLR) method based on the PRISMA 2020 guidelines. Data were obtained from reputable databases such as Scopus and SINTA within the 2021–2026 period, through stages of identification, screening, eligibility, and inclusion, resulting in 23 relevant articles for analysis. The analysis was conducted using a bibliometric approach with the assistance of VOSviewer, as well as thematic analysis to identify patterns and research gaps. The results indicate that inclusive education has positive impacts, including increased social interaction, empathy, tolerance, and acceptance of diversity, and also contributes to students’ cognitive development through collaborative learning. However, in certain conditions, inclusive education may present challenges such as anxiety, low self-concept, and difficulties in social adaptation. Its successful implementation is strongly influenced by teacher competence, school readiness, and the support of an inclusive learning environment. Therefore, inclusive education plays a strategic role in shaping students’ social-emotional development, but it requires strengthening in its implementation to achieve optimal outcomes.</em></p>Melyani MelyaniChairul AmriyahMuhammad Muchsin Afriyadi
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742024204010.55583/jkip.v7i4.2288Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka Dengan Model Cipp (Context, Input, Process And Product) Di Smp Karyawan Tanjung Morawa
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2351
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari evaluasi <em>Context, Input, Process and Product </em>(CIPP) pada Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Karyawan Tanjung Morawa. Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan <em>mixed method. </em>Subjek penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, guru, dan peserta didik SMP Karyawan Tanjung Morawa. Teknik sampel menggunakan <em>purposive sample </em>yakni, 1 kepala sekolah, 1 wakil kepala sekolah, 1 KTU, 12 guru dan 15 peserta didik. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan skor rata-rata, sementara data kualitatif melalui penyajian data dan penarikan Kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Model CIPP (<em>Context, Input, Process and Product</em>) di SMP Karyawan Tanjung Morawa, hasilnya pada kategori sangat baik. Masing-masing aspek evaluasi terdiri dari (1) <em>Context </em>evaluasi dengan nilai 4, semua indikator yang dievaluasi menunjukkan performa yang optimal, mencerminkan kinerja yang sangat baik dalam mendukung proses Pendidikan, (2) <em>Input </em>evaluasi dengan nilai 3,85, hasil analisis ini menunjukkan bahwa SMP Karyawan Tanjung Morawa telah memenuhi berbagai indikator dengan sangat baik, (3) <em>Process </em>evaluasi dengan nilai 3,90, nilai ini menunjukkan bahwa secara umum, proses pembelajaran di SMP Karyawan Tanjung Morawa berjalan dengan sangat baik, dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang efektif dan evaluasi yang perlu pengembangan lebih lanjut yang berfokus pada pemanfaatan hasil evaluasi untuk pembelajaran yang lebih baik, (4) <em>Product </em>evaluasi dengan nilai 3,85, ini mencerminkan efektivitas proses pembelajaran di sekolah yang telah mampu mengoptimalkan potensi peserta didik dan mencapai target pendidikan yang diinginkan.</p>Elfina Damayanti TampubolonSimon M. PanjaitanLolyta Damora Simbolon
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742041205310.55583/jkip.v7i4.2351Optimalisasi Potensi Tanaman Andaliman Sebagai Produk Sachet Bernilai Ekonomi Di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2352
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tanaman andaliman sebagai bahan dasar produk pangan inovatif serta merancang produk andaliman dalam bentuk sachet yang praktis, ekonomis, dan tetap mempertahankan cita rasa khasnya di Desa Hutajulu, Kec, Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode yang digunakan adalah penelitian <em>Research and Development </em>(R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap <em>Define, Design, Develop, Disseminate. </em>Instrumen yang digunakan yaitu uji validasi produk oleh ahli gizi, dosen pembimbing dan melakukan uji kelayakan produk kepada panelis (UMKM BPK) masyarakat skala luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk andaliman sachet memiliki kualitas yang baik ditinjau dari aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Proses produksi melalui pemilihan bahan baku, pengeringan, dan penghalusan menghasilkan bubuk andaliman bertekstur halus dengan warna kecokelatan serta cita rasa khas yang tetap terjaga. Hasil validasi oleh dosen dan ahli gizi memperoleh skor 5,00 dengan kategori sangat layak. Selain itu, uji panelis yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM menunjukkan tingkat penerimaan sebesar 79% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, produk andaliman sachet berpotensi dikembangkan sebagai bumbu praktis berbasis kearifan lokal yang bernilai ekonomis dan memiliki peluang untuk diproduksi serta dipasarkan secara lebih luas.</p>Noni Tiurmayanti TambaLasma SiagianSanggam Pardede
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742054207110.55583/jkip.v7i4.2352Strategi Pemasaran Inovatif Dalam Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar Di Desa Papande Kecamatan Muara
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2353
<p>Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar di Desa Papande Kecamatan Muara. Tenun ulos merupakan warisan budaya Batak yang memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi tinggi, namun menghadapi tantangan seperti persaingan dengan produk modern, keterbatasan pemasaran, dan fluktuasi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran yang inovatif agar usaha dapat berkembang dan bersaing.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen. Data kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memahami strategi pemasaran yang diterapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan meliputi segmentasi pasar berdasarkan kebutuhan adat, diferensiasi produk melalui pengembangan motif dan desain ulos, serta pemanfaatan pemasaran digital melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan promosi, jumlah pesanan, dan jangkauan pasar.Namun, terdapat kendala seperti kondisi geografis desa yang terpencil yang mempengaruhi distribusi produk. Kesimpulannya, strategi pemasaran inovatif yang diterapkan mampu mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan daya saing produk ulos di pasar.</p>Natasya SinagaDearlina SinagaMian Siahaan
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742072208110.55583/jkip.v7i4.2353Pengaruh Model Microlearning Berbasis Aplikasi Mobile Quizizz Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Medan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2354
<p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><span lang="EN" style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Calibri',sans-serif;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa tanpa menggunakan model <em>Microlearning </em>berbasis aplikasi <em>mobile</em> Quizizz, mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan model tersebut, serta mengetahui pengaruh model <em>Microlearning</em> berbasis aplikasi <em>mobile </em>Quizizz terhadap kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain <strong><em><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">Posttest Only Control Group Design</span></em></strong><strong>.</strong> Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan dengan sampel dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model <em>Microlearning </em>berbasis aplikasi <em>mobile </em>Quizizz, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada taraf signifikansi α = 0,05 diperoleh nilai <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">t hitung = 5,80</span></strong> dan <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">t tabel = 1,994</span></strong><strong>, </strong>sehingga <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">t hitung > t tabel</span></strong> dan <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">H₀ ditolak serta Hₐ diterima</span></strong>. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model <em>Microlearning </em>berbasis aplikasi <em>mobile </em>Quizizz berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan.</span></p>Meldalena HutasoitMonalisa Frince SPontas Jamaluddin Sitorus
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742082209910.55583/jkip.v7i4.2354 Systematic Literature Review: Development Of Digital Learning Media In Senior High School Economics Subjects
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2074
<p>Perkembangan teknologi dalam pendidikan saat ini mendorong implementasi berbagai media pembelajaran digital pada mata pelajaran ekonomi. Telah banyak penelitian yang melakukan pengembangan media digital ekonomi, namun tinjauan sistematis mengenai tren pengembangan media digital pada pembelajaran ekonomi SMA masih sangat terbatas, sehingga kajian ini penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, jenis media, materi, model pengembangan, dan dampak media digital ekonomi SMA dari tahun 2021-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian literatur melalui basis data <em>Google Scholar</em> yang menghasilkan 1960 literatur awal yang kemudian disaring secara ketat hingga memperoleh 16 artikel relevan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif, analisis konten dan kategorisasi, serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan publikasi pengembangan media digital ekonomi dari tahun 2021 sampai 2025 yang didominasi oleh pengembangan bahan ajar digital (37,5%) dan platform web dan digital (31,25%) dengan dominasi pada materi ekonomi mikro dan dasar ilmu ekonomi (50%). Model pengembangan ADDIE (62,5%) menjadi kerangka kerja yang paling banyak digunakan. Media yang dikembangkan, sesuai metodologis setiap penelitian yang didominasi berdasarkan validasi ahli dan respons siswa memiliki dampak positif secara kognitif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.</p>Putu Dhio AgustinaNi Made Firayanti Pratiwi
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742100211410.55583/jkip.v7i4.2074Pengembangan Instrumen Tes Berbasis Higher Order Thinking Skills Berbantuan Wayground Pada Elemen Pengelolaan Kearsipan
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2313
<p>Tujuan utama dari penelitian ini mencakup empat aspek : prosedur pengembangan instrumen evaluasi, validitas atau kelayakan instrumen, persepsi peserta didik, serta analisis terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menerapkan metode <em>Research and Development</em> (R&D) dengan mengadopsi prosedur pengembangan model 4D, yang meliputi tahap <em>Define, Design, Develop,</em> dan <em>Disseminate</em>. Adapun sasaran penelitian melibatkan 36 siswa kelas XI program keahlian MPLB di SMK Ketintang Surabaya. Instrumen ini dinyatakan sangat layak oleh ahli materi dengan presentase 93,3%, ahli evaluasi dengan presentase 88%, dan ahli bahasa dengan presentase 93,3%. Selanjutnya, instrumen akan dilakukan proses uji validitas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, dan analisis pengecoh. Berdasarkan hasil uji validitas, 4 soal dinyatakan tidak valid sehingga tersisa 26 soal yang dinyatakan valid. Instrumen dinyatakan reliabel dengan nilai Cornbach’s Alpha sebesar 0,879. Daya pembeda soal menunjukkan 19 sangat baik, 3 soal baik, 5 soal cukup, dan 3 soal kurang. Tingkat kesukaran instrumen dinyatakan ideal dan seluruh pengecoh berfungsi dengan baik. Respon peserta didik terhadap instrumen positif. Terkait keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik mayoritas pada kategori "cukup”.</p>Sovia Nurul AzizahFitriana Rahmawati
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742115212510.55583/jkip.v7i4.2313Narrative Literature Review: Analisis Implementasi Model Gamifikasi Dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK
https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2193
<p>Rendahnya minat berwirausaha di kalangan siswa SMK saat ini sering kali dipicu oleh faktor psikologis serta kejenuhan terhadap metode belajar konvensional yang terasa membosankan. Fokus utama kajian ini adalah menganalisis penggunaan model gamifikasi sebagai strategi jitu dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan efikasi diri siswa, dengan menggunakan metode <em>Narrative Literature Riview</em> (NLR). Penelitian ini juga mengambil populasi dari berbagai artikel ilmiah bertema gamifikasi pendidikan di tingkat SMK, dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara <em>purposeive </em>melalui <em>database </em>Goggle Scholar, sehingga diperoleh sampel sebanyak 16 artikel relevan dari kurun waktu lima tahun berakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan elemen permainan seperti poin, <em>leaderboard,</em> dan lencana digital efektif menciptakan suasana belajar yang dinamis. Temuan utama menegaskan bahwa gamifikasi berfungsi sebagai simulasi bisnis yang aman, sehingga siswa menjadi lebih produktif. Keberhasilan model ini sangat bergantung pada kreativitas pendidik dalam merancang materi yang relevan dengan tantangan ekonomi digital saat ini. Serta integrasi elemen kompetisi dan kolaborasi dalam pembelajararan berkelanjutan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga dalam ketahanan mental bisnis yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian pasar di masa depan.</p>Putu BudiasihNi Made Firayanti Pratiwi
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
2026-05-022026-05-02742126213610.55583/jkip.v7i4.2193