Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip <p><strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)</strong> is published by <strong>Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani</strong> as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Education. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published four times a year <strong>(January, March, July and November)</strong>. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.<br />From Volume 4 number 2 2024 JKIP <strong>SINTA 4 </strong>until Volume 9 Number 1 2029</p> <p><img src="https://journal.al-matani.com/public/site/images/astriayu2012/whatsapp-image-2025-03-21-at-20.48.12.jpg" alt="" width="541" height="140" /></p> Lembaga Riset dan Inovasi Almatani en-US Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2774-5074 The Translation Strategies Of Slang Expressions In The Subtitle Of The Movie “My Oxford Year” https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2286 <p>The use of slang in movies represents informal, expressive, and culturally bound language that often creates challenges in translation, particularly in subtitles. Slang expressions are commonly used to reflect natural conversation, characterize speakers, and convey emotional nuance. However, many slang expressions do not have direct equivalents in the target language, which can result in shifts in meaning, tone, and cultural context. This issue becomes more complex when translating British slang into Indonesian, as both languages differ significantly in terms of cultural references, social usage, and linguistic structure. Therefore, it is important to examine how slang expressions are translated and what strategies are applied to maintain their meaning and function in subtitles. This study aims to identify the types of slang expressions found in the movie <em>My Oxford Year</em> and to analyze the translation strategies used in translating those expressions into Indonesian subtitles. This study employs a qualitative descriptive method. The data were collected from the English and Indonesian subtitle files of the movie, focusing on 35 selected slang expressions that appear throughout the dialogue. The data were analyzed using classification of slang&nbsp; by Tony Thorne and translation strategies by Mona Baker. The findings reveal that various types of slang are used in the movie, including colloquial slang, taboo slang, youth slang, occupational slang, and creative or innovative slang, with colloquial slang as the most dominant type. In terms of translation strategies, paraphrase using related words, cultural substitution, and translation by a more neutral word are the most frequently applied strategies. Overall, the study indicates that the translator tends to prioritize clarity, readability, and naturalness in the target language, although some stylistic and cultural nuances of the original slang expressions are inevitably reduced.</p> Yenita Simanullang Febrina S.L. Lumbantobing Srisofian Sianturi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1834 1848 10.55583/jkip.v7i4.2286 Pengaruh Model Diskusi Kelompok Kecil (Small Group Discussion) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKN Di SMAS Santo Thomas 2 Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2299 <p><em>This research is motivated by the fact that the learning process in Civic Education (PPKn) still tends to be teacher-centered (conventional), causing students to be less active and face difficulties in understanding concepts deeply. The purpose of this research is to determine and analyze the extent of the influence of implementing the Small Group Discussion (SGD) learning model on students' cognitive learning outcomes in PPKn subjects at SMAS Santo Thomas 2 Medan. </em><em>The research method used is a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research population included all grade X students of SMAS Santo Thomas 2 Medan, totaling 406 students. The research sample consisted of two classes selected through a quasi-sampling technique: class X MB 8 as the experimental group (33 students) and class X MB 3 as the control group (34 students). Data were collected through pretest and posttest instruments that had been tested for validity and reliability. Data analysis techniques included normality tests, homogeneity tests, Independent Sample T-Tests, and N-Gain analysis using the SPSS program. </em></p> <p><em>The results showed a significant influence of the SGD model implementation on student learning outcomes. This is evidenced by the increase in the average score of the experimental class from 62.45 in the pretest to 81.27 in the posttest. The t-test results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 &lt; 0.05, meaning the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (H₁) was accepted. Furthermore, the N-Gain analysis yielded a value of 0.6528, which falls into the "medium" category, indicating that the SGD model is quite effective in improving student understanding. The conclusion of this study is that the application of the Small Group Discussion learning model provides a positive and significant impact on improving students' PPKn learning outcomes.</em></p> Piteryan Kaunang Kondios Meidarlin Pasaribu Monalisa Marta Siahaan Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1849 1859 10.55583/jkip.v7i4.2299 Pengaruh Model Pembelajaran “Blended Learning” Interaktif Terhadap Prestasi Belajar Kognitif Siswa Dalam Pembelajaran PPkn Kelas XI Tab SMK Immanuel Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2306 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran PPKn yang masih didominasi oleh metode konvensional. Menyebabkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran relatif rendah sehingga berdampak pada kurang optimalnya pencapaian prestasi belajar kognitif siswa. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa diperlukan penerapan model pembelajaran yang lebih kreatif, partisipatif, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi pendidikan sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menganalisis pengaruh model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif terhadap prestasi kognitif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas XI TAB SMK Immanuel Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu<em> (Quasi Experiment)</em> melalui desain <em>(nonequivalent control group design). </em>Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif dalam bentuk <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok penelitian. Melalui penelitian ini diharapkan penharuh model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif memberikan kontribusi yang nyata dalam peningkatan prestasi belajar kognitif siswa. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai <em>posttest</em> pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran <em>blended learning</em> interaktif dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan prestasi belajar kognitif siswa pada mata pelajaran PPKn.</p> Yesa Rohjayani Saragih Hotmaida Simanjuntak Kondios Meidarlin Pasaribu Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1860 1876 10.55583/jkip.v7i4.2306 Analisis Upaya Sekolah Dalam Mendapatkan Beasiswa Dan Biaya Pendidikan Berdasarkan Ketentuan UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas Di SMA Gajah Mada Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2308 <p>Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara, namun kendala ekonomi sering kali menjadi hambatan utama yang meningkatkan risiko putus sekolah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara hak normatif dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dengan realitas di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya SMA Gajah Mada Medan dalam memfasilitasi perolehan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik yang berprestasi maupun yang kurang mampu.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Upaya sekolah dalam penelitian ini dianalisis menggunakan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui manajemen POAC, SMA Gajah Mada Medan telah melaksanakan upaya strategis dalam bentuk program beasiswa prestasi yayasan, potongan biaya bagi warga sekitar, Program Indonesia Pintar (PIP).&nbsp; Meskipun implementasi program telah berjalan, penelitian ini menemukan bahwa fungsi pengawasan (controlling) masih memerlukan peningkatan, terutama dalam pendampingan pemanfaatan dana bantuan agar tepat sasaran. Disimpulkan bahwa efektivitas aksesibilitas pendidikan sangat bergantung pada koordinasi intensif manajemen sekolah serta pengawasan yang berkelanjutan.</p> Mechristi Adista Zebua Hotmaida Simanjuntak Kondios Meidarlin Pasaribu Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1877 1892 10.55583/jkip.v7i4.2308 Upaya Peningkatan Hasil Belajar PPkn Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas X TO1 Di SMK Immanuel Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2309 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PPKn akibat model pembelajaran yang konvensional di kelas X TO1 SMK Immanuel Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dalam meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas X TO1 SMK Immanuel Medan. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berdaur ulang/siklus, yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini yaitu hasil belajar PPKn dan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL).Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X TO1 pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 15 orang, yang terdiri dari 14 laki-laki dan 1 perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dianalisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan di setiap siklusnya. Hasil tes siklus I dengan kualifikasi ”kurang” dan mengalami peningkatan di siklus II dengan kualifikasi ”baik”. Hasil analisis data disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dimana pada pretest, hanya 3 siswa (20%) yang tuntas. Setelah penerapan PBL pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 10 siswa (76,92%), dan puncaknya pada Siklus II mencapai 13 siswa (86,67%) dengan kualifikasi "Sangat Baik" dalam pembelajaran PPKn di kelas X TO1 SMK Immanuel Medan.</p> Niati Tumanggor Hotmaida Simanjuntak Kondios Meidarlin Pasaribu Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1893 1912 10.55583/jkip.v7i4.2309 Pengaruh Pendekatan Deep Learning Terhadap Kemampuan Siswa Dalam Menulis Teks Eksposisi Kelas X Di SMK Jerisa Mandiri Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2312 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan deep learning terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi pada siswa kelas X SMK Jerisa Mandiri Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi, khususnya dalam aspek penyusunan tesis, pengembangan argumen, serta penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat. Selain itu, proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional dinilai kurang mampu mendorong pemahaman mendalam dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen Two Group Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Jerisa Mandiri Medan yang berjumlah 101 siswa. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X-DKV sebagai kelas eksperimen dan kelas X-Perhotelan sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran dengan pendekatan deep learning yang dipadukan dengan aspek joyful learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan menulis teks eksposisi yang dinilai berdasarkan aspek isi, struktur, dan kebahasaan. Data dianalisis menggunakan teknik statistik untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan pendekatan deep learning terhadap peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi siswa</p> Anggilina Sirait Beslina A. Siagian Juni Agus Simaremare Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1913 1928 10.55583/jkip.v7i4.2312 Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2329 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Reciprocal Teaching</em> terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah <em>One Group Pretest–Posttest Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes menulis teks berita. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap yaitu <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Nilai rata-rata siswa pada <em>pretest</em> adalah 60,16, sedangkan nilai rata-rata pada <em>posttest</em> adalah 77,43. Perhitungan hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan uji t pada taraf signifikan α = 0,05. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 7,218 dan ttabel = 1,671. Karena thitung &gt; ttabel (7,218 &gt; 1,671) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Reciprocal Teaching</em> berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan.</p> Kartina Siagian Harlen Simajuntak Pontas Jamaluddin Sitorus Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1929 1943 10.55583/jkip.v7i4.2329 Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbasis Media Interaktif Terhadap Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMK Swasta Indonesia Membangun 2 Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2330 <p>Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas x smk swasta Indonesia membangun 2 medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen, menggunakan desain penelitian <em>One Group Pretest dan Posttest</em>. Populasi penelitian 25 orang. Hasil penelitian <em>pretest</em> bahwa kemampuan menulis teks negosiasi sebelum menggunakan pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif memperoleh nilai rata-rata sebesar 56,2. Hasil <em>posttest </em>menunjukan&nbsp; bahwa kemampuan siswa sesudah menggunakan pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif memperoleh nilai rata-rata sebesar 80,26. Analisis data menunjukan menikatnya kemampuan menulis teks negosiasi sebesar 40,63 % setelah menggunakan pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif, dari hasil perhitungan uji normalitas diperoleh: data <em>pretest</em>: memperoleh nilai Lhitung = 0,1336 dan Ltabel = 0,173 maka Lhitung &lt; Ltabel= 0,1336&lt;0,173. Hal ini membuktikan bahwa data <em>pretest </em>berdistribusi normal ,dan data <em>post-test </em>memperoleh nilai Lhitung= 0,1014 dan Ltabel= 0,173 maka Lhitung &lt; Ltabel= 0,1014&lt;0,173. Hal ini membuktikan bahwa data <em>post-test </em>berdistribusi normal. Setelah uji normalitas dan uji homogenitas dilakukan, dikerenakan thitung&gt;ttabel yakni 8,36&gt;1,67 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh pendekatan <em>deep learning </em>berbasis media interaktif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas x smk swasta Indonesia membangun 2 medan.</p> Jemima Flora Indah Malau Elza L.L Saragih Vina Merina Br Sianipar Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1944 1957 10.55583/jkip.v7i4.2330 Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kesadaran Siswa Terhadap Peraturan Sekolah Di SMKS 1 Yapim Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2331 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran siswa dalam mematuhi peraturan sekolah di SMKS 1 YAPIM Medan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih seringnya terjadi pelanggaran tata tertib oleh siswa, seperti keterlambatan, penggunaan atribut yang tidak lengkap, serta kurangnya kedisiplinan dalam proses pembelajaran. Rendahnya kesadaran tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 117 orang, dengan sampel sebanyak 91 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner), dokumentasi, dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi, regresi linear berganda, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal, lingkungan sekolah, dan teman sebaya memiliki hubungan dan pengaruh yang signifikan terhadap kesadaran siswa dalam menaati peraturan sekolah. Faktor internal memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan faktor lainnya.</p> Yohana Rebecca Aprilia Siahaan Lukman Pardede Monalisa Marta Siahaan Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-01 2026-05-01 7 4 1958 1970 10.55583/jkip.v7i4.2331 Hubungan Antara Partisipasi Siswa Dalam Organisasi Sekolah Dengan Kesadaran Akan Hak Dan Kewajiban Siswa Di SMK S 1 Yapim Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2333 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran siswa dalam mematuhi peraturan sekolah di SMKS 1 YAPIM Medan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih seringnya terjadi pelanggaran tata tertib oleh siswa, seperti keterlambatan, penggunaan atribut yang tidak lengkap, serta kurangnya kedisiplinan dalam proses pembelajaran. Rendahnya kesadaran tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Pendidikan modern menekankan pentingnya pembentukan karakter, tanggung jawab, dan kesadaran kewarganegaraan siswa melalui berbagai aktivitas kesiswaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi siswa dalam organisasi sekolah dengan kesadaran akan hak dan kewajiban siswa di SMK S 1 YAPIM Medan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang aktif dalam organisasi sekolah, dengan sampel sebanyak 36 responden yang diambil menggunakan teknik <em>proportional random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner (angket) dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan rumus korelasi <em>Product Moment </em>dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara partisipasi siswa dalam organisasi sekolah dengan kesadaran akan hak dan kewajiban siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai koefisien korelasi ($r_{xy}$) sebesar 0,645 yang menunjukkan tingkat hubungan pada kategori kuat. Hasil uji hipotesis (Uji-t) menunjukkan nilai $t_{hitung}$ sebesar 4,91 yang lebih besar dari $t_{tabel}$ sebesar 2,032 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, hipotesis kerja ($H_a$) diterima, yang berarti semakin tinggi partisipasi siswa dalam organisasi sekolah, maka semakin tinggi pula tingkat kesadaran mereka terhadap hak dan kewajiban sebagai peserta didik di SMK S 1 YAPIM Medan.</p> Chintia Talenta Br Sihombing Hotmaida Simanjuntak Kondios Meidarlin Pasaribu Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 1971 1988 10.55583/jkip.v7i4.2333 Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Keterampilan Membaca Bahasa Arab Peserta Didik https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2167 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya studi mengenai integrasi model Project Based Learning berbantuan aplikasi digital dalam pembelajaran membaca bahasa Arab, padahal fenomena ini memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan literasi bahasa dan penguatan kompetensi abad ke-21 peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penerapan model Project Based Learning berbantuan Duolingo terhadap keterampilan membaca bahasa Arab peserta didik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes pretest dan posttest keterampilan membaca, serta dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dan nilai signifikansi 0,013 &lt; 0,05. Temuan ini memperkuat teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman dan kolaborasi dalam membangun pemahaman konseptual. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa integrasi model Project Based Learning dengan teknologi digital adaptif efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Arab peserta didik. Implikasi penelitian ini meliputi aspek teoretis berupa pengayaan literatur mengenai inovasi pembelajaran bahasa berbasis teknologi, serta aspek praktis berupa rekomendasi bagi pendidik untuk mengimplementasikan model pembelajaran inovatif yang adaptif dan kontekstual. Penelitian ini juga membuka peluang studi lanjutan terkait efektivitas jangka panjang serta pengaruhnya terhadap keterampilan bahasa lainnya.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Pembelajaran Berbasis Proyek; Duolingo; Keterampilan Membaca; Bahasa Arab; Pembelajaran Berbasis Teknologi</em>.</p> Hasan Al Aziz Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 1989 1998 10.55583/jkip.v7i4.2167 Mitos Dan Mistisisme Sebagai Sistem Simbol Budaya Dalam Cerita Pendek Jaya Baya https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2279 <p>Fenomena pada masyarakat Jawa yang sering dilakukan yaitu praktik kebudayaan mitos dan mistis. Permasalahan yang timbul dari fenomena tersebut adalah banyaknya rasa ketidakpercayaan terhadap praktik kebudayaan tersebut, karena dianggap tradisional. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui wujud representasi mitos dan mistis dalam cerpen dan menganalisis fungsi kultural dan makna simbolik berdasarkan kerangka antropologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Analisis data yang dilakukan adalah mengklasifikasikan data, menyajikan data, dan menarik sebuah kesimpulan dari data-data yang digunakan. Penelitian ini mengasilkan sebuah pembahasan yang dapat disimpulkan bahwa, cerita pendek yang terdapat dalam majalah <em>Jaya Baya </em>terdapat beberapa yang terdapat unsur praktik kebudayaan mitos dan mistis. Praktik kebudayaan tersebut kerap ditemukan dalam sebuah simbol yang sering disebut dengan gugon tuhon. Bentuk yang paling dominan dalam cerita pendek yang digunakan adalah praktik kebudayaan mitos. Mitos yang sering ditemukan dan menjadi pembahasan yang paling dominan yakni mengenai gugon tuhon dalam masyarakat Jawa.</p> Ihya' Widhyatma Hudaya Yunita Ernawati Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 1999 2010 10.55583/jkip.v7i4.2279 Strategi Kepemimpinan Transformasional Waka Kesiswaan Dalam Penguatan Karakter Disiplin Siswa Di SMP Negeri 10 Semarang https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2230 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi Waka Kesiswaan dalam menguatkan karakter disiplin pada siswa di SMP Negeri 10 Semarang dengan model kepemimpinan transformasional. Fokus penelitian meliputi strategi yang diterapkan serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses penguatan karakter disiplin siswa menurut perspektif Waka Kesiswaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara mendalam (in-depth interview), observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan yang diterapkan dalam pendisiplinan siswa lebih mengedepankan pemberian contoh. Dalam proses pendisiplinan siswa, Waka Kesiswaan dalam membuat kebijakan dan program lebih menekankan pada penguatan, pembinaan, pendampingan serta yang utama adalah pemberian motivasi dan penghargaan. Komunikasi yang baik menjadi faktor pendukung utama sekaligus menjadi faktor penghambat karena terkadang terjadi miskomunikasi.</p> Febrina Rohmatul Cholifah Tutik Wijayanti Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2011 2023 10.55583/jkip.v7i4.2230 A Systematic Literature Review (SLR): Inclusive Education in the Social-Emotional Development of Elementary School Students https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2288 <p><em>In the context of primary education, the implementation of inclusive education represents an important effort to create a fair and equitable education system for all students, particularly in supporting their social-emotional development. Inclusive education emerges as a response to the limitations of the segregated system, which tends to separate students with special needs from their social environment. This study aims to analyze the impact of inclusive education on the social-emotional development of elementary school students using a Systematic Literature Review (SLR) method based on the PRISMA 2020 guidelines. Data were obtained from reputable databases such as Scopus and SINTA within the 2021–2026 period, through stages of identification, screening, eligibility, and inclusion, resulting in 23 relevant articles for analysis. The analysis was conducted using a bibliometric approach with the assistance of VOSviewer, as well as thematic analysis to identify patterns and research gaps. The results indicate that inclusive education has positive impacts, including increased social interaction, empathy, tolerance, and acceptance of diversity, and also contributes to students’ cognitive development through collaborative learning. However, in certain conditions, inclusive education may present challenges such as anxiety, low self-concept, and difficulties in social adaptation. Its successful implementation is strongly influenced by teacher competence, school readiness, and the support of an inclusive learning environment. Therefore, inclusive education plays a strategic role in shaping students’ social-emotional development, but it requires strengthening in its implementation to achieve optimal outcomes.</em></p> Melyani Melyani Chairul Amriyah Muhammad Muchsin Afriyadi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2024 2040 10.55583/jkip.v7i4.2288 Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka Dengan Model Cipp (Context, Input, Process And Product) Di Smp Karyawan Tanjung Morawa https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2351 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari evaluasi <em>Context, Input, Process and Product </em>(CIPP) pada Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Karyawan Tanjung Morawa. Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan <em>mixed method. </em>Subjek penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, guru, dan peserta didik SMP Karyawan Tanjung Morawa. Teknik sampel menggunakan <em>purposive sample </em>yakni, 1 kepala sekolah, 1 wakil kepala sekolah, 1 KTU, 12 guru dan 15 peserta didik. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan skor rata-rata, sementara data kualitatif melalui penyajian data dan penarikan Kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Model CIPP (<em>Context, Input, Process and Product</em>) di SMP Karyawan Tanjung Morawa, hasilnya pada kategori sangat baik. Masing-masing aspek evaluasi terdiri dari (1) <em>Context </em>evaluasi dengan nilai 4, semua indikator yang dievaluasi menunjukkan performa yang optimal, mencerminkan kinerja yang sangat baik dalam mendukung proses Pendidikan, (2) <em>Input </em>evaluasi dengan nilai 3,85, hasil analisis ini menunjukkan bahwa SMP Karyawan Tanjung Morawa telah memenuhi berbagai indikator dengan sangat baik, (3) <em>Process </em>evaluasi dengan nilai 3,90, nilai ini menunjukkan bahwa secara umum, proses pembelajaran di SMP Karyawan Tanjung Morawa berjalan dengan sangat baik, dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang efektif dan evaluasi yang perlu pengembangan lebih lanjut yang berfokus pada pemanfaatan hasil evaluasi untuk pembelajaran yang lebih baik, (4) <em>Product </em>evaluasi dengan nilai 3,85, ini mencerminkan efektivitas proses pembelajaran di sekolah yang telah mampu mengoptimalkan potensi peserta didik dan mencapai target pendidikan yang diinginkan.</p> Elfina Damayanti Tampubolon Simon M. Panjaitan Lolyta Damora Simbolon Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2041 2053 10.55583/jkip.v7i4.2351 Optimalisasi Potensi Tanaman Andaliman Sebagai Produk Sachet Bernilai Ekonomi Di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2352 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tanaman andaliman sebagai bahan dasar produk pangan inovatif serta merancang produk andaliman dalam bentuk sachet yang praktis, ekonomis, dan tetap mempertahankan cita rasa khasnya di Desa Hutajulu, Kec, Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode yang digunakan adalah penelitian <em>Research and Development </em>(R&amp;D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap <em>Define, Design, Develop, Disseminate. </em>Instrumen yang digunakan yaitu uji validasi produk oleh ahli gizi, dosen pembimbing dan melakukan uji kelayakan produk kepada panelis (UMKM BPK) masyarakat skala luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk andaliman sachet memiliki kualitas yang baik ditinjau dari aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Proses produksi melalui pemilihan bahan baku, pengeringan, dan penghalusan menghasilkan bubuk andaliman bertekstur halus dengan warna kecokelatan serta cita rasa khas yang tetap terjaga. Hasil validasi oleh dosen dan ahli gizi memperoleh skor 5,00 dengan kategori sangat layak. Selain itu, uji panelis yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM menunjukkan tingkat penerimaan sebesar 79% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, produk andaliman sachet berpotensi dikembangkan sebagai bumbu praktis berbasis kearifan lokal yang bernilai ekonomis dan memiliki peluang untuk diproduksi serta dipasarkan secara lebih luas.</p> Noni Tiurmayanti Tamba Lasma Siagian Sanggam Pardede Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2054 2071 10.55583/jkip.v7i4.2352 Strategi Pemasaran Inovatif Dalam Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar Di Desa Papande Kecamatan Muara https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2353 <p>Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar di Desa Papande Kecamatan Muara. Tenun ulos merupakan warisan budaya Batak yang memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi tinggi, namun menghadapi tantangan seperti persaingan dengan produk modern, keterbatasan pemasaran, dan fluktuasi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran yang inovatif agar usaha dapat berkembang dan bersaing.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen. Data kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memahami strategi pemasaran yang diterapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan meliputi segmentasi pasar berdasarkan kebutuhan adat, diferensiasi produk melalui pengembangan motif dan desain ulos, serta pemanfaatan pemasaran digital melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan promosi, jumlah pesanan, dan jangkauan pasar.Namun, terdapat kendala seperti kondisi geografis desa yang terpencil yang mempengaruhi distribusi produk. Kesimpulannya, strategi pemasaran inovatif yang diterapkan mampu mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan daya saing produk ulos di pasar.</p> Natasya Sinaga Dearlina Sinaga Mian Siahaan Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2072 2081 10.55583/jkip.v7i4.2353 Pengaruh Model Microlearning Berbasis Aplikasi Mobile Quizizz Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2354 <p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><span lang="EN" style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Calibri',sans-serif;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa tanpa menggunakan model <em>Microlearning </em>berbasis aplikasi <em>mobile</em> Quizizz, mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan model tersebut, serta mengetahui pengaruh model <em>Microlearning</em> berbasis aplikasi <em>mobile </em>Quizizz terhadap kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain <strong><em><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">Posttest Only Control Group Design</span></em></strong><strong>.</strong> Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan dengan sampel dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model <em>Microlearning </em>berbasis aplikasi <em>mobile </em>Quizizz, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada taraf signifikansi α = 0,05 diperoleh nilai <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">t hitung = 5,80</span></strong> dan <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">t tabel = 1,994</span></strong><strong>, </strong>sehingga <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">t hitung &gt; t tabel</span></strong> dan <strong><span style="font-family: 'Calibri',sans-serif; font-weight: normal;">H₀ ditolak serta Hₐ diterima</span></strong>. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model <em>Microlearning </em>berbasis aplikasi <em>mobile </em>Quizizz berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan.</span></p> Meldalena Hutasoit Monalisa Frince S Pontas Jamaluddin Sitorus Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2082 2099 10.55583/jkip.v7i4.2354 Systematic Literature Review: Development Of Digital Learning Media In Senior High School Economics Subjects https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2074 <p>Perkembangan teknologi dalam pendidikan saat ini mendorong implementasi berbagai media pembelajaran digital pada mata pelajaran ekonomi. Telah banyak penelitian yang melakukan pengembangan media digital ekonomi, namun tinjauan sistematis mengenai tren pengembangan media digital pada pembelajaran ekonomi SMA masih sangat terbatas, sehingga kajian ini penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, jenis media, materi, model pengembangan, dan dampak media digital ekonomi SMA dari tahun 2021-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian literatur melalui basis data <em>Google Scholar</em> yang menghasilkan 1960 literatur awal yang kemudian disaring secara ketat hingga memperoleh 16 artikel relevan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif, analisis konten dan kategorisasi, serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan publikasi pengembangan media digital ekonomi dari tahun 2021 sampai 2025 yang didominasi oleh pengembangan bahan ajar digital (37,5%) dan platform web dan digital (31,25%) dengan dominasi pada materi ekonomi mikro dan dasar ilmu ekonomi (50%). Model pengembangan ADDIE (62,5%) menjadi kerangka kerja yang paling banyak digunakan. Media yang dikembangkan, sesuai metodologis setiap penelitian yang didominasi berdasarkan validasi ahli dan respons siswa memiliki dampak positif secara kognitif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.</p> Putu Dhio Agustina Ni Made Firayanti Pratiwi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2100 2114 10.55583/jkip.v7i4.2074 Pengembangan Instrumen Tes Berbasis Higher Order Thinking Skills Berbantuan Wayground Pada Elemen Pengelolaan Kearsipan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2313 <p>Tujuan utama dari penelitian ini mencakup empat aspek : prosedur pengembangan instrumen evaluasi, validitas atau kelayakan instrumen, persepsi peserta didik, serta analisis terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menerapkan metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan mengadopsi prosedur pengembangan model 4D, yang meliputi tahap <em>Define, Design, Develop,</em> dan <em>Disseminate</em>. Adapun sasaran penelitian melibatkan 36 siswa kelas XI program keahlian MPLB di SMK Ketintang Surabaya. Instrumen ini dinyatakan sangat layak oleh ahli materi dengan presentase 93,3%, ahli evaluasi dengan presentase 88%, dan ahli bahasa dengan presentase 93,3%. Selanjutnya, instrumen akan dilakukan proses uji validitas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, dan analisis pengecoh. Berdasarkan hasil uji validitas, 4 soal dinyatakan tidak valid sehingga tersisa 26 soal yang dinyatakan valid. Instrumen dinyatakan reliabel dengan nilai Cornbach’s Alpha sebesar 0,879. Daya pembeda soal menunjukkan 19 sangat baik, 3 soal baik, 5 soal cukup, dan 3 soal kurang. Tingkat kesukaran instrumen dinyatakan ideal dan seluruh pengecoh berfungsi dengan baik. Respon peserta didik terhadap instrumen positif. Terkait keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik mayoritas pada kategori "cukup”.</p> Sovia Nurul Azizah Fitriana Rahmawati Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2115 2125 10.55583/jkip.v7i4.2313 Narrative Literature Review: Analisis Implementasi Model Gamifikasi Dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2193 <p>Rendahnya minat berwirausaha di kalangan siswa SMK saat ini sering kali dipicu oleh faktor psikologis serta kejenuhan terhadap metode belajar konvensional yang terasa membosankan. Fokus utama kajian ini adalah menganalisis penggunaan model gamifikasi sebagai strategi jitu dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan efikasi diri siswa, dengan menggunakan metode <em>Narrative Literature Riview</em> (NLR). Penelitian ini juga mengambil populasi dari berbagai artikel ilmiah bertema gamifikasi pendidikan di tingkat SMK, dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara <em>purposeive </em>melalui <em>database </em>Goggle Scholar, sehingga diperoleh sampel sebanyak 16 artikel relevan dari kurun waktu lima tahun berakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan elemen permainan seperti poin, <em>leaderboard,</em> dan lencana digital efektif menciptakan suasana belajar yang dinamis. Temuan utama menegaskan bahwa gamifikasi berfungsi sebagai simulasi bisnis yang aman, sehingga siswa menjadi lebih produktif. Keberhasilan model ini sangat bergantung pada kreativitas pendidik dalam merancang materi yang relevan dengan tantangan ekonomi digital saat ini. Serta integrasi elemen kompetisi dan kolaborasi dalam pembelajararan berkelanjutan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga dalam ketahanan mental bisnis yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian pasar di masa depan.</p> Putu Ayu Budiasih Ni Made Firayanti Pratiwi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-02 2026-05-02 7 4 2126 2136 10.55583/jkip.v7i4.2193 Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Bilangan Melalui Media Counting Box Pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2368 <p><em>This study was based on the low ability of second-grade students with mild intellectual disabilities at SLBN 02 Pariaman in adding numbers 1 to 10, which resulted in limitations in their daily activities. This study aims to improve addition skills through the use of box counting media. The method used is Single Subject Research (SSR) with an A-B design. The subject of the study was a child with mild intellectual disabilities. Data collection techniques were carried out through observation and testing, while data analysis used a visual analysis approach by comparing data between conditions and within conditions. The results of the study showed a significant increase in addition skills after intervention using box counting media, as evidenced by an increase in scores in the intervention phase compared to the baseline phase. In the baseline phase (A), which was carried out for 4 sessions, the results achieved were 0%. Furthermore, in the intervention phase (B), which was carried out for 8 sessions, the results increased gradually from 45%, 50%, 55%, 65%, 85% to reach 100% for the final 3 meetings. Thus, counting cubes has been shown to improve children with mild intellectual disabilities' addition skills from 1 to 10. Therefore, this tool can be recommended as an alternative mathematics learning tool for children with special needs and elementary school students.</em></p> Agus Marisa Damri Damri Antoni Tsaputra Gaby Arnez Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-07 2026-05-07 7 4 2137 2144 10.55583/jkip.v7i4.2368 Pengembangan Media Aided Language Display Berbasis Animasi Interaktif Untuk Meningkatkan Bahasa Ekspresif Anak Dengan Gangguan Spektrum Autisme (Research And Development) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2173 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan sebuah pengembangan media </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Aided Language Display</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> berbasis animasi interaktif untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA). Artikel ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa ekspresi anak, khususnya dalam mengungkapkan kebutuhan sehari-hari seperti makan, minum, bermain, tidur, Buang Air Kecil, dan Buang Air Kecil, meskipun kemampuan bahasa reseptif sudah cukup baik. Media dikembangkan sebagai sarana pendukung komunikasi berbasis visual dan audio sesuai karakteristik anak GSA yang memiliki kecenderungan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">mencari preferensial.</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Penelitian ini menggunakan metode </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Research and Development (R&amp;D)</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dengan model pengembangan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ADDIE</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> yang meliputi tahap </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi.</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Pada tahap analisis dilakukan observasi dan kajian teori untuk mengidentifikasi kebutuhan anak. Tahap desain meliputi perencanaan materi bahasa ekspresif dan perancangan media animasi berbasis interaktif. Tahap pengembangan dilakukan dengan menggunakan Canva Pro, Pixverse AI, dan MGX Dev AI, kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta direvisi sesuai saran validator. Implementasi dilakukan melalui uji coba terbatas kepada satu terapis dan satu anak dengan GSA. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kevalidan media setelah direvisi serta menjabarkan kekurangan dan kelebihan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Aided Language Display berbasis animasi interaktif memperoleh nilai praktikalitas terapis sebesar 76,6% dengan kategori valid dan nilai praktikalitas anak sebesar 85% dengan kategori sangat valid . Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ini layak digunakan, praktis, dan berpotensi membantu meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak dengan Gangguan Spektrum Autisme.</span></span></p> <p> </p> Aisyah Aisyah Arisul Mahdi Marlina Marlina Yosa Yulia Nasri Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-09 2026-05-09 7 4 2145 2154 10.55583/jkip.v7i4.2173 Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry Learning (PIL) Dalam Pembelajaran PPKN Terhadap Peningkatan Nilai Demokrasi Pada Aspek Penghargaan Hak Berpendapat Sosial Siswa Kelas XI Di SMA Swasta Parulian 1 Medan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2332 <p>Pendidikan&nbsp; memiliki&nbsp; peran&nbsp; penting&nbsp; dalam&nbsp; menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada siswa, khususnya dalam menghargai hak berpendapat sosial. Namun, dalam proses pembelajaran masih ditemukan siswa yang kurang aktif menyampaikan pendapat dan kurang menghargai pendapat orang lain. Hal ini dapat disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inquiry Learning terhadap peningkatan nilai demokrasi siswa pada aspek penghargaan hak berpendapat sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di SMA Swasta Parulian 1 Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan nilai demokrasi siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai t hitung sebesar 7,754 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan nilai demokrasi siswa pada aspek penghargaan hak berpendapat sosial.</p> Lidia Margaretta Hutahaean Hotmaida Simanjuntak Kondios Meidarlin Pasaribu Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2155 2174 10.55583/jkip.v7i4.2332 Analisis Pendekatan Materi Soft Skill Pada Program Keahlian Akuntansi Dan Keuangan Lembaga Dalam Meningkatkan Standart Kompetensi Lulusan Di SMK Negeri 1 Sibolga https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2365 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan materi soft skill pada Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga di SMK Negeri 1 Sibolga sebagai upaya meningkatkan standar kompetensi lulusan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi, yang melibatkan guru program keahlian serta siswa kelas XII sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan soft skill telah diterapkan melalui berbagai strategi pembelajaran yang berfokus pada lima sub-indikator, yaitu komunikasi efektif, kerja sama, pemecahan masalah, kepemimpinan, dan manajemen waktu. Setiap indikator dikembangkan melalui diskusi, presentasi, proyek kelompok, studi kasus, dan penugasan terstruktur. Temuan ini sejalan dengan teori serta penelitian terdahulu yang menegaskan pentingnya soft skill dalam pendidikan vokasional. Secara keseluruhan, penerapan materi soft skill memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan lulusan.</p> Tanna Simbolon Sanggam Pardede Lasma Siagian Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2175 2185 10.55583/jkip.v7i4.2365 Efektivitas Pembelajaran Tipe Stad Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Dan Pemecahan Masalah Pada Materi Peluang SMK Swasta Imelda Medan T.A 2025/2026 https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2303 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran tipe STAD terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah pada materi peluang SMK Swasta Imelda Medan T.A 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian yaitu siswa kelas X dan sampel penelitian yang terdiri dari 60 siswa kelas X. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik <em>simple random sampling</em>. Instrumen yang digunakan adalah Tes berupa soal uraian, angket dan lembar observasi. Hasil penelitian dilihat dari indikator efektivitas terpenuhi yaitu sistematika pembelajaran kategori baik, komunikasi guru kategori baik, respon siswa kategori baik, aktivitas siswa kategori baik, dan ketercapaian pembelajaran kategori tercapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tipe STAD efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah</p> Angel Gracia Butar Butar Hardi Tambunan Agusmanto J.B Hutauruk Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2186 2195 10.55583/jkip.v7i4.2303 Efektivitas Pendekatan Inkuiri Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Dan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Peluang Di Kelas X SMK Swasta Imelda Medan T.A 2025/2026 https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2304 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan inkuiri terhadap kemampuan pemahaman konsep dan berpikir kritis siswa pada materi peluang di kelas X SMK Swasta Imelda Medan T.A 2025/2026, dan untuk mengetahui kategori efektivitasnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain <em>one shot case study.</em> Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X dan sampel penelitian terdiri dari 60 siswa, yang diambil dengan teknik <em>simple random sampling</em>. Instrumen yang digunakan adalah tes, angket dan lembar observasi. Hasil penelitian dilihat dari indikator efektivitas terpenuhi yaitu sistematika pembelajaran kategori baik, komunikasi guru kategori baik, respon siswa kategori baik, aktivitas siswa kategori baik dan ketercapaian tujuan pembelajaran kategori tercapai. Kategori efektivitas di lihat dari frekuensi terbanyak setelah dilakukan perhitungan gabungan setiap indikator efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan inkuiri efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep dan berpikir kritis siswa dengan kategori cukup tinggi.</p> Ofni Adventry Lumban Gaol Hardi Tambunan Agusmanto J.B Hutauruk Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2196 2206 10.55583/jkip.v7i4.2304 Transformasi Digital Dalam Manajemen Strategik Pendidikan Untuk Mewujudkan Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2310 <p>Transformasi digital telah menjadi katalis utama perubahan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran transformasi digital dalam manajemen strategik pendidikan guna mewujudkan keunggulan kompetitif berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang terindeks Google Scholar.&nbsp; Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam manajemen pendidikan mampu meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta daya saing lembaga pendidikan (Lazwardi &amp; Kurinawan, 2024; Ridani &amp; Sudadi, 2025). Namun demikian, keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kepemimpinan strategis, kesiapan infrastruktur, serta kompetensi sumber daya manusia (Astuti et al., 2024). Artikel ini menyimpulkan bahwa transformasi digital bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan strategi fundamental dalam membangun keunggulan kompetitif berkelanjutan di sektor pendidikan.</p> Miftahul Ilmi Ika Pratiwi Akhmad Jonny Irawan Masriah Masriah Siti Mahfudhoh Aisyah Aisyah Imas Masruroh Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2207 2210 10.55583/jkip.v7i4.2310 Strategi Budaya Literasi Mempersiapkan Studi Lanjut Ke SMA Pada SMP Negeri 2 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2324 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi budaya literasi mempersiapkan studi lanjut ke SMA pada SMP Negeri 2 Tiom. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan sebanyak 8 orang terdiri dari kepala Sekolah, 4 orang guru dan 3 orang eksternal dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran, pegiat literasi dna tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi melalui keabsahandata. Teknik analisis data menggunakan teori interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 Tiom dalam strategi membangun budaya literasi melalui tahapan pembiasaan yaitu sekolah telah menerapkan kegiatan rutin membaca 15 menit sebelum pembelajaran sebagai bentuk pembiasaan literasi. Pembiasaan ini berhasil menumbuhkan minat membaca siswa, meningkatkan pemahaman awal terhadap teks, dan mempersiapkan siswa untuk kegiatan literasi lebih lanjut. Namun, konsistensi pelaksanaan dan pemanfaatan pojok baca di tiap kelas masih bervariasi, sehingga dampak pembiasaan belum merata di seluruh siswa. Kegiatan pengembangan literasi dilakukan melalui tindak lanjut setelah membaca, seperti meringkas, menulis tanggapan, dan diskusi buku. Strategi ini mendorong kemampuan berpikir kritis, pemahaman isi buku, serta keberanian siswa dalam mengekspresikan ide secara lisan dan tulisan. Tantangan utama terletak pada keterbatasan sarana dan prasarana, variasi bahan bacaan, serta pengembangan kreativitas menulis siswa yang masih perlu perhatian lebih. Tahap pembelajaran dengan mengntegrasikan literasi ke dalam pembelajaran di semua mata pelajaran dilakukan melalui penggunaan strategi sebelum, selama, dan setelah membaca, serta melalui pemberian tugas menulis dan penggunaan berbagai genre teks. Pelatihan literasi menulis bagi guru dan kolaborasi antar guru memperkuat implementasi strategi ini, sehingga kualitas pembelajaran meningkat dan siswa lebih kreatif dalam menulis. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan sarana/prasarana, manajemen waktu pembelajaran, serta variasi materi bacaan yang belum optimal.</p> Mendien Kogoya Robert Masreng Monika Gultom C. Tanta Ewendi W. Mangolo Ida M. Hutabarat Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2211 2221 10.55583/jkip.v7i4.2324 Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Disertai Media Pembelajaran Replika Berbasis Augmented Reality Terhadap Kompetensi Interpersonal Dan Kognitif Siswa Kelas VI SD Gugus 03 Terara https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2297 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dominanya pembelajaran konvensional di sekolah dasar yang menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa serta belum optimalnya perekembangan kompetensi interpersonal dan kognitif. Sehingga diperlukan inovasi melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan denagn media replika berbasis Augumented Reality (AR) pada materi bangun ruang kubus dan balok kelas VI SD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model PBL disertai media replika berbasis AR terhadap kompetensi interpersonal dan kompetensi kognitif siswa kelas VI SD Gugus 03 Terara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest-posttest control grup design, melibatkan 66 siswa yang terdiri dari 34 siswa kelas eksperimen dan 32 siswa kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test kompetensi kognitif, angket kompetensi interpersonal, lembar observasi dan wawancara dengan instrument yang telah divalidasi melalui expert judgment. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent samples t-Test pada taraf signifikasni 0,05. Hasil penelitina menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta uji t memperoleh nilai hitung = 1,4914 dan sig. (2-tailed) = 0,140 &gt; 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada kompetensi kognitif, meskipun secara deskriptif rata-rata post-test kelas eksperimen (67,91) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (64,03). Dengan demikian penerapan model PBL disertai media replika berbasis AR belum menunjukkan pengaruh signifikan secra statistik, namun memberikan kecenderungan peningkatan hasil belajar dan potensi dalam meningkatkan keterlibatan serta kemampuan berpikir kritis siswa.</p> Andri Andri Sunardi Sunardi Puryati Puryati Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2222 2235 10.55583/jkip.v7i4.2297 Optimalisasi Manajemen Mutu Terpadu Melalui Penguatan Keterlibatan Karyawan: Analisis Strategik Di SMA Negeri 7 Balikpapan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2335 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dengan memfokuskan pada variabel keterlibatan karyawan (<em>employee engagement</em>) di SMA Negeri 7 Balikpapan.<sup>1</sup> Keterlibatan guru dan tenaga kependidikan sebagai karyawan merupakan pilar utama dalam memastikan keberlanjutan mutu di lembaga pendidikan menengah.<sup>2</sup> Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi dimensi semangat (<em>vigor</em>), dedikasi (<em>dedication</em>), dan penghayatan (<em>absorption</em>) dalam hubungannya dengan kebijakan mutu sekolah.<sup>3</sup> Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, analisis dokumen organisasi, serta survei internal keterlibatan karyawan.<sup>4</sup> Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 7 Balikpapan mengintegrasikan prinsip MMT melalui budaya kerja "REGALIS", fokus pelanggan (siswa/orang tua) dan manajemen berbasis data atau fakta .<sup>6</sup> Analisis data survei menunjukkan tingkat keterlibatan karyawan yang sangat tinggi , terutama pada saat interaksi edukatif dengan siswa.<sup>5</sup> Pola manajemen partisipatif melalui rapat koordinasi dan optimalisasi Komunitas Belajar Guru&nbsp; terbukti efektif dalam menyelaraskan tugas individu dengan tujuan strategis sekolahi.<sup>3</sup> Meskipun beban administratif yang berulang menjadi tantangan, penerapan otomatisasi teknologi informasi bersama dengan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu proses administratif secara signifikan.<sup>8</sup> Penelitian merekomendasikan penguatan sarana dan prasarana digital guna menjaga stabilitas energi mental personel dalam memberikan layanan pendidikan prima.</p> Tri Wahyuni Sulfi Ardiansyah Azainil Azainil Laili Komariyah Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2236 2245 10.55583/jkip.v7i4.2335 Implementasi Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SD Inpres Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2359 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD INPRES Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan Teknik, sedangkan Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner telah diimplementasikan dengan cukup baik. Dalam kepemimpinan visioner akan meningkatkan kinerja jika (1) proses penyusunan visi yang melibatkan guru, visi yang ditentukan sesuai dengan kondisi sekolah dan tingkat kepercayaan warga sekolah yang tinggi dalam mewujudkan visi, sehingga meningkatkan kinerja guru, (2) penyampaian visi dilakukan di rapat rutin dan melalui pengumuman tertulis, ada kesesuian antara visi dan kebijakan, dan warga sekolah memiliki pemahaman terhadap visi, sehingga dapat meningkatkan kinerja guru, (3) kemampuan memotivasi guru, mendorong kerja sama guru, dan pembagian tugas dan tanggung jawab guru secara efektif, sehinngga dapat meningkatkan kinerja guru, (4) kemampuan mendorong kesadaran kolektif, memberikan arahan strategis dan memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi antar guru, sehingga meningkatkan kinerja guru, (5) Faktor pendukung implementasi kepemimpinan visioner meliputi kemampuan mengarahkan, memberikan motivasi, dan memfasilitasi kerja sama guru, kerja sama atau kolaborasi antar guru, dan memiliki komitmen pada visi. Sedangkan faktor penghambat meliputi usaha dalam mengimplementasikan visi secara efektif, fasilitas yang belum memadai, menjaga konsistensi pelaksanaan, kurangnya pelatihan, dan perbedaan kesiapan dalam menerima perubahan pada guru, serta (6) Implementasi kepemimpinan visioner berdampak pada peningkatan pembuatan RPP atau modul ajar, peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab guru, adanya keterlibatan guru dalam program sekolah, serta terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan menegaskan bahwa kepemimpinan visioner kepala sekolah yang diimplementasikan secara kontekstual dan adaptif mampu menjadi strategi terwujudnya peningkatan kinerja guru, terutama pada satuan pendidikan dasar di wilayah 3T seperti Papua Pegunungan.</p> Ludia Yaung Diki Kurniawan Monika Gultom C. Tanta Juliana Waromi Robert Masreng Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2246 2255 10.55583/jkip.v7i4.2359 Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kebutuhan Pasar Kerja (Studi Kasus Pada PKBM Imanuel Jibama Distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2361 <p>Telah dilakukan penelitian tentang Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kebutuhan Pasar Kerja (Studi Kasus Pada PKBM Imanuel Jibama Distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan). Tujuan penelitian untuk menganalisis perencanaan program pendidikan, pelaksanaan proses pembelajaran, pengelolaan tenaga pendidik, pengelolaan sarana prasarana, serta evaluasi hasil belajar warga belajar serta faktor pendukung dan penghambat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif<em>. </em>Informan sebanyak 8 yaitu Kepala Sekolah/Ketua, Tenaga pendidik/Tutor 1 orang, Tenaga kependidikan 2 orang, Koordinator program pendidikan kesetaraan 1 orang dan 3 orang peserta warga bepalajar. Data diperoleh menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi melalui keabsahan data dan dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh pengelolaan pendidikan kesetaraan berbasis kebutuhan pasar kerja pada tahap perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pendidikan masyarakat serta kondisi lingkungan setempat. Namun lebih berorientasi pada pemenuhan standar program pendidikan kesetaraan secara administratif dan belum sepenuhnya berbasis pada analisis kebutuhan pasar kerja secara sistematis. Pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan mengacu pada kurikulum pendidikan kesetaraan yang lebih menekankan pada pencapaian kompetensi akademik, sementara integrasi pembelajaran berbasis keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja masih belum optimal. Pengelolaan tenaga pendidik menunjukkan komitmen dalam melaksanakan pembelajaran serta membimbing warga belajar selama proses pendidikan berlangsung. Namun pengembangan kompetensi tutor dalam melaksanakan pembelajaran berbasis keterampilan kerja masih terbatas karena minimnya kesempatan pelatihan dan pengembangan profesional bagi tutor. Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di PKBM Imanuel Jibama masih menghadapi berbagai keterbatasan. Fasilitas pembelajaran yang tersedia masih terbatas pada sarana dasar seperti ruang belajar dan buku pelajaran. Evaluasi hasil belajar warga belajar dilaksanakan melalui berbagai bentuk penilaian, seperti penilaian tugas, ujian, dan evaluasi akhir pembelajaran sesuai dengan ketentuan program pendidikan kesetaraan namun lebih berfokus pada pencapaian kompetensi akademik, sementara evaluasi terhadap penguasaan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja masih belum menjadi bagian utama dalam sistem penilaian. Faktor pendukung komitmen tutor dalam melaksanakan pembelajaran, dukungan masyarakat terhadap program pendidikan, serta adanya koordinasi antara pengelola PKBM, tutor, dan tenaga kependidikan. Faktor penghambat keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, keterbatasan kompetensi tutor dalam mengembangkan pembelajaran berbasis keterampilan kerja, minimnya program pelatihan keterampilan bagi warga belajar, serta terbatasnya kemitraan antara PKBM dengan dunia usaha dan dunia kerja.</p> Lesman Kogoya C. Tanta Robert Masreng Kusdiyanto Kusdiyanto Albaiti Albaiti Juliana Waromi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2256 2275 10.55583/jkip.v7i4.2361 Implementasi Manajemen Pembelajaran Berbasis Literasi Dasar Pada Program Sekolah Sepanjang Hari Di SD YPPK ST. Michael Hepuba Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2362 <p>Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen pembelajaran berbasis literasi dasar dalam program sekolah sepanjang hari di SD YPPK St. Michael Hepuba, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Tujuannya adalah menganalisis aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat program. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan sembilan informan, yaitu kepala sekolah, guru, komite, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan berdasarkan kondisi kemampuan membaca siswa, disusun secara kolaboratif, dan terintegrasi dalam kurikulum serta dokumen resmi sekolah. Pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan tim literasi dengan pembagian tugas yang jelas dan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak. Pelaksanaan program diwujudkan melalui pembiasaan membaca, integrasi literasi dalam pembelajaran, serta pemanfaatan fasilitas baca. Evaluasi dilakukan melalui supervisi dan refleksi, meskipun belum menggunakan instrumen baku. Faktor pendukung meliputi komitmen dan kolaborasi, sedangkan hambatan berupa keterbatasan sarana dan kondisi sosial ekonomi. Program ini berdampak positif terhadap kemampuan membaca, pemahaman, dan partisipasi belajar siswa.</p> Yunus Yikwa Urip Wahyudin Petrus Irianto C. Tanta Yulius Mataputun Monika Gultom Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-10 2026-05-10 7 4 2276 2292 10.55583/jkip.v7i4.2362 Analysis Of Factors Causing Students To Learn Slowly At UPTD SD Negeri 124398 Pematangsiantar: Case Study https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2423 <p><em>This study aims to analyze the factors causing slow learning in students with RS at the UPTD SD Negeri 124398 Pematangsiantar. This study used a qualitative approach with a case study method. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, then analyzed descriptively with reference to relevant theories and research. The results showed that RS students experienced obstacles in the learning process, characterized by low academic abilities, especially in reading, understanding instructions, and completing learning assignments. Students also took longer to understand the material than their classmates. In addition, it was found that students had low concentration and learning motivation, were easily distracted, were less active in learning, and lacked confidence in participating in classroom learning activities. The factors causing slow learning in RS students were influenced by internal and external factors. Internal factors include low academic ability, lack of concentration, low learning motivation, and underdeveloped self-confidence. Meanwhile, external factors include lack of learning support at home, limited parental attention, an unsupportive learning environment, and the students' health conditions from an early age. The study concluded that slow learning is the result of an interaction between internal and external factors that influence each other. Therefore, collaboration between teachers, parents, and schools is necessary to provide appropriate support so that students' learning abilities can develop optimally.</em></p> Yesiska Saragi Natalina Purba Jon Roi Tua Purba Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-19 2026-05-19 7 4 2293 2302 10.55583/jkip.v7i4.2423 Using Artificial Intelligence (AI) In Improving Students’ Writing Ability On Descriptive Text At Grade Eight Of SMP Negeri 1 Siantar https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2422 <p><em>This research aimed to investigate the effect of using Artificial Intelligence (AI), specifically Grammarly, in improving students’ writing ability on descriptive text at Grade VIII of SMP Negeri 1 Siantar in the academic year 2024/2025. Writing is one of the most challenging skills in English learning, particularly for junior high school students who often face difficulties in grammar, vocabulary, and idea organization. Therefore, the integration of AI-based learning tools is expected to support students in enhancing their writing performance. This study employed a quantitative research method with a quasi-experimental design. The population consisted of 256 Grade VIII students, and the sample was taken using purposive sampling technique. Two classes were selected, namely VIII-1 as the experimental class (32 students) taught using Grammarly, and VIII-2 as the control class (32 students) taught using conventional methods. The data were collected through pre-test and post-test writing assessments and analyzed using the Mann-Whitney U test. The findings revealed that there was a significant improvement in the experimental class after the treatment. The mean score increased from 57.97 in the pre-test to 81.25 in the post-test. Moreover, the result of the Mann-Whitney U test showed a significance value of 0.000, which is lower than 0.05, indicating a significant difference between the experimental and control classes. This proves that Grammarly as an AI-based tool has a significant effect on students’ writing ability in descriptive text. In conclusion, the use of Artificial Intelligence (AI), particularly Grammarly, is effective in improving students’ writing skills. It helps students enhance grammar accuracy, vocabulary usage, and writing confidence. Therefore, AI-based tools are recommended as an innovative learning media in teaching English writing.</em></p> Dwi Natalia Purba Herman Herman Tiarma Intan Marpaung Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-19 2026-05-19 7 4 2303 2309 10.55583/jkip.v7i4.2422 Analisis Etnopedagogi Dalam Cerita Rakyat Ma’u Pogo Sebagai Sumber Pembelajaran Kontekstual https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2416 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etnopedagogi dalam cerita rakyat Ma’u Pogo sebagai sumber pembelajaran kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (<em>library research</em>). Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi dan telaah berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan etnopedagogi, cerita rakyat, dan pembelajaran kontekstual. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (<em>content analysis</em>) untuk mengidentifikasi nilai-nilai budaya, moral, sosial, dan religius yang terkandung dalam cerita rakyat Ma’u Pogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Ma’u Pogo–Ebulobo mengandung nilai etnopedagogi yang meliputi nilai moral berupa kejujuran dan tanggung jawab, nilai sosial berupa gotong royong dan solidaritas, nilai budaya berupa penghormatan terhadap adat istiadat, serta nilai religius yang berkaitan dengan pandangan spiritual masyarakat. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran kontekstual karena dapat membantu peserta didik memahami materi pembelajaran melalui pengalaman budaya yang dekat dengan kehidupan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerita rakyat Ma’u Pogo–Ebulobo berpotensi menjadi sumber pembelajaran berbasis budaya lokal yang efektif dalam mendukung pendidikan karakter dan pelestarian budaya daerah.</p> Klemens Mere Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-21 2026-05-21 7 4 2310 2317 10.55583/jkip.v7i4.2416 Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Di SMA Hasyim Asy’ari 1 Pucuk https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2388 <p>Pendidikan yang berkualitas adalah dasar yang sangat penting untuk pembangunan bangsa dan berpengaruh langsung pada kualitas sumber daya manusia. Namun, berbagai permasalahan masih terjadi di lingkungan sekolah SMA Hasyim asy’ari 1 Pucuk, termasuk <em>bullying</em> verbal maupun <em>bullying</em> fisik. Sebagaimana <em>bullying</em> adalah suatu bentuk perilaku tercela yang diwujudkan dengan perlakuan secara tidak sopan dan perlakuan kekerasan atau paksaan untuk mempengaruhi orang lain, yang dilakukan secara berulang-ulang. Maka dari itu pentingnya peran guru pendidikan agam Islam dalam mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya <em>bullying</em> di lingkungan sekolah SMA Hasyim asy’ari 1 Pucuk, serta bentuk-bentuk nya, dan peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor terjadinya <em>bullying</em>: Faktor keluarga, faktor teman sebaya, faktor individu. 2) Bentuk <em>bullying</em> verbal: Memanggil nama orang tua sebagai bentuk ejekan dan ejekan fisik, bentuk <em>bullying</em> fisik: Mendorong, memukul fisik, bentuk <em>bullying</em> sosial: menyebarkan rumor dan mengucilkan, bentuk bullying media sosial/<em>cyberbullying</em>: menyebarkan foto, dan memberikan komentar jahat pada media sosial. 3) Peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi <em>bullying</em> di lingkungan sekolah: Meningkatkan pembelajaran keagamaan yang komprehensif, serta pembinaan karakter dan moral, dan juga melibatan siswa dalam kegiatan sekolah.</p> Muhamad Haikal Firmansyah Siti Lathifatus Sun'iyah Saefrudin Saefrudin Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-21 2026-05-21 7 4 2318 2332 10.55583/jkip.v7i4.2388 Strategi Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Media Visual https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2390 <p>Keterampilan bahasa terpenting bagi perkembangan literasi siswa sekolah dasar adalah kemampuan menulis, namun banyak siswa kelas satu yang masih mengalami kesulitan dalam tugas-tugas seperti membentuk huruf dan membedakan huruf-huruf yang mirip. Untuk meningkatkan kosakata, struktur kalimat, koherensi paragraf, dan kreativitas siswa, penelitian ini akan mengevaluasi keterampilan menulis awal siswa serta mengkaji bagaimana media visual seperti foto, diagram, ilustrasi, dan video digunakan dalam pembelajaran menulis.Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, dengan menerapkan teknik pengambilan sampel purposif atau total pada sebuah kelas tertentu yang teridentifikasi mengalami kesulitan dalam belajar menulis. Tiga tahap pengumpulan data meliputi observasi langsung di kelas, penyebaran kuesioner digital kepada guru kelas, serta penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKPD) berbasis gambar sebagai alat penilaian utama. Analisis data yang dilakukan bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis awal siswa sangat bervariasi: seluruh responden (100%) sepakat bahwa sebagian besar siswa sudah mahir menulis, namun setengah dari responden (50%) juga menyebutkan bahwa beberapa siswa masih memerlukan bantuan, sedangkan 50% sisanya mengidentifikasi adanya siswa yang sama sekali tidak mampu menulis. Dengan persentase 100%, dua tantangan utama yang diidentifikasi adalah kesulitan menulis huruf-huruf tertentu dan kesalahan dalam membedakan huruf-huruf dengan bentuk yang mirip, termasuk O dan Q serta M dan N. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu visual yang terencana dan terorganisir membantu siswa kelas 1 sekolah dasar memperkuat keterampilan menulis mereka.</p> Chindytia Chindytia Ni Luh Putu Dewi Sutrisni Ayu Made Sinta Permata Dewi I Gusti Ayu Agung Istri Maharani Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-21 2026-05-21 7 4 2333 2339 10.55583/jkip.v7i4.2390 Enhancing The Organization’s Character Through Pancasila Values In The Era Of Brittle, Anxiety, Non-Linear, Incomprehensive (Bani) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2398 <p><em>Improving organizational character is part of the maturation process of an organization, which is to respond to a reality that is happening. The background of this research explains the phenomenon of the rapid development of the times, as well as the aspects of the consequences of the development of the times. The BANI era is required to be able to learn and adapt quickly which requires a mature fundamental character. This research aims to explain the concepts of Pancasila as a foundation for improving character in an organization through the values contained therein. This research uses the literature method. The formal object in this research is the essence of the five precepts of Pancasila in relation to organizational character. Then the material object in this research is the improvement of character in the organization which is viewed from the normative and empirical aspects of an organization. This research shows that Pancasila becomes a basic value that can be used as a reference or guideline for an organization to improve the character of each stakeholder in it. The embedded values are also in line with the culture and character of the Indonesian nation.</em></p> Alif Lukmanul Hakim Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-21 2026-05-21 7 4 2340 2345 10.55583/jkip.v7i4.2398 Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Minat Dan Prestasi Belajar Siswa Di UPTD SD Negeri 121142 Pematangsiantar https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2441 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa di UPTD SD Negeri 121142 Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen yang terlihat dari kurangnya antusias siswa, rendahnya partisipasi dalam diskusi, dan hasil belajar yang belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru Pendidikan Agama Kristen, kepala sekolah, serta siswa kelas V dan VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen melakukan berbagai upaya melalui pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, penggunaan media pembelajaran visual, dan pemberian motivasi kepada siswa. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat belajar siswa yang terlihat dari meningkatnya antusias, keaktifan bertanya, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan setelah diterapkannya pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada siswa mampu meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa sekolah dasar.</p> Partohap Saut Raja Sihombing Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Tiondina Samosir Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-23 2026-05-23 7 4 2346 2355 10.55583/jkip.v7i4.2441 Penguatan Nilai Karakter Siswa Melalui Media Minipoli Sejarah: Misi Madinah Harmoni Di Kelas X AK 1 SMK Khozinatul Ulum Todanan Tahun Pelajaran 2025/2026 https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2382 <p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji nilai karakter dalam pembelajaran sejarah melalui penggunaan media Minipoli Sejarah: Misi Madinah Harmoni, (2) menganalisis proses penguatan nilai karakter siswa, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru sejarah dan siswa kelas X AK 1 SMK Khozinatul Ulum Todanan yang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai karakter yang muncul mencakup kerja sama, tanggung jawab, dan kejujuran, meskipun nilai kejujuran belum berkembang secara optimal; (2) proses penguatan nilai karakter terjadi melalui pengalaman belajar langsung (experiential learning) yang melibatkan interaksi, diskusi, dan partisipasi aktif siswa; dan (3) faktor pendukung meliputi antusiasme siswa yang tinggi serta interaksi yang baik antara guru dan siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, akses internet, dan kondisi kelas yang kurang kondusif.</p> Tri Wahyu Puji Astuti Hany Nurpratiwi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-25 2026-05-25 7 4 2356 2368 10.55583/jkip.v7i4.2382 Perbandingan Sikap Peduli Lingkungan Peserta Didik di Sekolah Adiwiyata dan Non Adiwiyata di SMP/MTS Kota Semarang https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2392 <p>Pendidikan lingkungan melalui pembelajaran IPA dan program Adiwiyata berperan dalam membentuk sikap peduli lingkungan peserta didik serta meningkatkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sikap peduli lingkungan antara peserta didik di sekolah Adiwiyata dan non-Adiwiyata di Kota Semarang. Populasi riset berikut adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP/MTs, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em> berdasarkan kriteria tertentu. Sampel penelitian terdiri dari peserta didik di SMP Negeri 3 Semarang dan SMP Negeri 13 Semarang sebagai sekolah Adiwiyata, serta MTs Negeri 1 Kota Semarang dan MTs Negeri 2 Kota Semarang sebagai sekolah non-Adiwiyata. Riset berikut menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain deskriptif komparatif. Data diperoleh melalui angket berskala Likert yang sudah melewati uji validitas dan reliabilitas, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif serta uji <em>Independent Sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif rata-rata kedua kelompok tidak berbeda jauh, namun sekolah Adiwiyata memiliki nilai sedikit lebih tinggi. Secara inferensial, terdapat perbedaan signifikan (Sig. 0,019 &lt; 0,05). Kesimpulannya program Adiwiyata berkontribusi positif dalam meningkatkan sikap peduli lingkungan peserta didik.</p> Halida Syafira Risa Dwita Hardianti Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-25 2026-05-25 7 4 2369 2381 10.55583/jkip.v7i4.2392 Peningkatan Kinerja Guru SMK Melalui Kepemimpinan Partisipatif, Iklim Organisasi, Dan Motivasi Kerja https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2411 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan partisipatif kepala sekolah, iklim organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah guru SMK, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif, iklim organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Kepemimpinan partisipatif mampu meningkatkan keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, iklim organisasi yang kondusif menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, serta motivasi kerja mendorong guru untuk bekerja lebih optimal. Dengan demikian, peningkatan kinerja guru dapat dicapai melalui penguatan kepemimpinan partisipatif kepala sekolah, penciptaan iklim organisasi yang positif, serta peningkatan motivasi kerja guru. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengelola pendidikan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru secara komprehensif.<br>Kata kunci: kinerja guru, kepemimpinan partisipatif, iklim organisasi, motivasi kerja.</p> Sri Astuti Siti Zubaidah Herdi Wisma Jaya Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-25 2026-05-25 7 4 2382 2392 10.55583/jkip.v7i4.2411 Pengaruh Model Pembelajaran Teaching Factory Dan Keterlibatan Siswa Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Dengan Motivasi Sebagai Variabel Mediasi Pada Siswa SMKN 1 Surabaya https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2401 <p><em>This research is motivated by the importance of work readiness of vocational high school students in facing the demenas of the world of work. Work preparation is not only influenced by technical skills, but also by the learning process implemented in schools and students psychological fctors. Teaching Factory based learningf, student engagement, student motivation. This study aims to analyze the effect of Teaching Factory based learning and student engagement on students work readiness with motivation as a mediating variable. This study uses a quantitative approach with the Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) data analysis method assisted by SMART PLS 4.1.1.6 software. The study population included 139 grade XII students majoring in Office Management &amp; Business Services at SMKN 1 Surabaya with a sampling technique using Proportionate Stratified Random Sampling. The results of the study showed that Teaching Factory learning and student engagement significantly influenced student work readiness. Student engagement also influenced motivation, while Teaching Factory had no significant effect on motivation. However, motivation mediated the influence of Teaching Factory and student engagement on student work readiness.</em></p> Kavilla Hercyndana Novi Trisnawati Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-25 2026-05-25 7 4 2393 2400 10.55583/jkip.v7i4.2401 Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Literasi Anak melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2449 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran orang tua dalam meningkatkan literasi membaca anak melalui pembelajaran Bahasa Indonesia serta mengetahui berbagai kendala yang dihadapi orang tua dalam upaya tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian berupa orang tua peserta didik di sebuah lembaga bimbingan belajar. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi membaca anak, yaitu dengan menjalankan peran ganda sebagai orang tua sekaligus pendidik di rumah, memberikan motivasi belajar, mengarahkan anak sesuai bakat dan minatnya, serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung, terutama buku-buku bacaan. Adapun kendala yang dihadapi orang tua dalam meningkatkan literasi membaca anak meliputi tingkat pendidikan dan kondisi ekonomi orang tua, keterbatasan waktu, serta metode pembelajaran yang digunakan</p> Haili Sentari Asmara Yumarni Meddyan Heriadi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-25 2026-05-25 7 4 2401 2406 10.55583/jkip.v7i4.2449 Analisis Penggunaan Media Audio terhadap Keterampilan Menyimak Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2450 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi dengan analisis penggunaan media audio terhadap keterampilan menyimak siswa pada pembelajaran bahasa indonesia Tujuan penelitian adalah, Untuk mengetahui keterampilan menyimak siswa melalui media audio pada pembelajaran bahasa Indonesia setelah menggunakan media audio-visual. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif, Pada jenjang pendidikan, keterampilan menyimak menjadi salah satu kemampuan berbahasa yang sangat penting. Akan tetapi, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan menyimak siswa masih tergolong rendah serta minat terhadap sastra juga masih kurang. Oleh sebab itu, diperlukan penggunaan media pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran menyimak dapat tercapai secara optimal. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimak melalui media audio.</p> Ira Ramadianti Asmara Yumarni Meddyan Heriadi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-25 2026-05-25 7 4 2407 2412 10.55583/jkip.v7i4.2450 Generative AI-Assisted Living Qur’an And Hadith Learning To Enhance Students’ Higher Order Thinking Skills https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2424 <p><em>This research was motivated by the dominance of textual and teacher-centered learning approaches in Islamic education, which have not optimally developed students’ higher-order thinking abilities. In addition, studies on the integration of Generative AI in Islamic learning, particularly in Living Qur’an and Hadith courses, remain limited. This study aims to analyze the effect of Generative AI-assisted learning of the Living Qur’an and Hadith on students’ Higher Order Thinking Skills (HOTS) in Islamic higher education.&nbsp; This study employed a quantitative quasi-experimental pretest-posttest control group design. The participants consisted of 33 students, divided into an experimental group of 18 and a control group of 15. The experimental group participated in Generative AI-assisted learning of the Living Qur’an and Hadith, while the control group received conventional instruction. The research instrument was an HOTS essay test covering the skills of analyzing, evaluating, and creating. Data analysis was conducted using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, an independent-samples t-test, and effect size analysis. The results showed that Generative AI-assisted learning of the Living Qur’an and Hadith had a positive and significant effect on students’ HOTS, with a significance level of 0.001 &lt; 0.05. The experimental group obtained a posttest mean score of 78.44, which was higher than the control group’s score of 70.13. Furthermore, the effect size analysis showed a Cohen’s d value of 1.25, categorized as a large effect. The findings indicate that integrating Generative AI supports more reflective, contextual, and student-centered learning, thereby contributing to the development of students’ higher-order thinking skills in Islamic higher education.</em></p> Devi Faizah Yuliana Juli Sardi Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-25 2026-05-25 7 4 2413 2427 10.55583/jkip.v7i4.2424 Peran Guru Dalam Membangun Branding Melalui Program Unggulan 'Pagi Ceria' Untuk Meningkatkan Minat Peserta Didik Baru Di Tengah Kebijakan Regrouping (Sudi Kasus Di SD Negeri 1 Bendan) https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2403 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kebijakan&nbsp;<em>regrouping</em>&nbsp;sekolah dasar negeri di Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, yang mengancam keberlangsungan beberapa sekolah karena rendahnya jumlah peserta didik baru, namun di tengah situasi tersebut SD Negeri 1 Bendan justru berhasil mempertahankan eksistensinya dengan jumlah peserta didik tertinggi (161 siswa) dibandingkan sekolah negeri lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi&nbsp;<em>branding</em>&nbsp;sekolah yang berbasis pada peran guru dan program unggulan "Pagi Ceria" dalam meningkatkan minat peserta didik baru di SD Negeri 1 Bendan serta mendeskripsikan faktor-faktor pendukung keberhasilannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan SD Negeri 1 Bendan ditopang oleh tiga pilar utama yaitu (1) profesionalitas dan kedisiplinan guru yang tercermin dari kehadiran tepat waktu serta penutupan gerbang pukul 07.00 WIB; (2) budaya kekeluargaan dan kolaborasi antara guru junior yang ahli teknologi dengan guru senior yang kaya pengalaman; serta (3) program unggulan "Pagi Ceria" yang terstruktur setiap hari (upacara, literasi numerasi, kegiatan keagamaan, pentas seni, senam, permainan tradisional, kebersihan lingkungan, pramuka) yang didokumentasikan dan dipublikasikan melalui media sosial Instagram dan TikTok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi&nbsp;<em>branding</em>&nbsp;sekolah yang efektif di era persaingan dan kebijakan&nbsp;<em>regrouping</em>&nbsp;tidak hanya mengandalkan program unggulan semata, melainkan juga membutuhkan fondasi profesionalitas guru, kedisiplinan kolektif, modal sosial berupa kolaborasi internal, serta pemanfaatan media sosial sebagai instrumen publikasi dan pembangunan citra positif sekolah.</p> Fatmawati Putri Astuti Hery Setiyatna Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-26 2026-05-26 7 4 2428 2446 10.55583/jkip.v7i4.2403 The Effects Of Field Work Experience, The Role Of Specialized Job Fairs, And Motivation To Enter The Workforce On The Employment Readiness Of Students At SMKN 1 Surabaya https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2384 <p><em>This study was motivated by the high rate of open unemployment among graduates of Vocational High Schools (SMK), indicating that students’ work readiness needs to be improved. Work readiness is influenced by various factors, including work experience and individual internal factors. This study aims to analyze the effect of Field Work Practice (PKL), the role of the Special Job Fair (BKK), and motivation to enter the workforce on the work readiness of students at SMKN 1 Surabaya. This study employed a quantitative approach with a descriptive method. The sample consisted of 103 twelfth-grade students from the Office Management and Business Services program at SMKN 1 Surabaya. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the help of SPSS 27.0. The results showed that Field Work Practice and motivation to enter the workforce have a positive and significant effect on students’ work readiness. Meanwhile, the role of the Special Job Fair does not have a significant partial effect on work readiness. However, simultaneously, all three variables have an effect on students’ work readiness</em></p> Mohamad Ilham Ardiansyah Fitriana Rahmawati Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-26 2026-05-26 7 4 2447 2458 10.55583/jkip.v7i4.2384 Peran Disiplin, Etos Kerja, dan Supervisi dalam Meningkatkan Kinerja Guru SMK https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2410 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, etos kerja, dan supervisi pengawasan terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMK Swasta Gugus 3 Kota Tangerang Selatan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru; (2) etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru; (3) supervisi pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru; serta (4) disiplin kerja, etos kerja, dan supervisi pengawasan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kedisiplinan, penguatan etos kerja, serta pelaksanaan supervisi yang efektif dapat meningkatkan kinerja guru secara optimal. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peran manajerial dan personal dalam meningkatkan kualitas kinerja guru guna mendukung peningkatan mutu pendidikan.<br>Kata kunci: disiplin kerja, etos kerja, supervisi pengawasan, kinerja guru</p> Intan Dwi Cahyani Siti Zubaedah Herdi Wisman Jaya Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-26 2026-05-26 7 4 2459 2468 10.55583/jkip.v7i4.2410 The Effectiveness Of The Cooperative Integrated Reading And Composition CIRC Learning Model On Student Learning Outcomes In Islamic Religious Education https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2363 <p><em>This study aims to analyze the effectiveness of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model on Islamic Religious Education (PAI) learning outcomes at SMP Negeri 36 Bandar Lampung. The study employed a quasi-experimental design with a post-test only control group. The sample consisted of an experimental class (CIRC) and a control class (conventional learning). The instrument consisted of 15 valid items with high reliability (α = 0.75) at the C4 cognitive level. The results indicate that the CIRC model significantly improves learning outcomes, particularly higher-order thinking skills, as well as enhances students’ participation and collaboration. The novelty of this study lies in the implementation of the CIRC model in Islamic Religious Education at SMP Negeri 36 Bandar Lampung. These findings suggest that CIRC is an effective alternative learning model to improve the quality of interaction, understanding, and higher-order thinking skills of students.</em></p> Antika Antika Baharudin Baharudin Devi Sela Eka Selvia Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-05-26 2026-05-26 7 4 2469 2479 10.55583/jkip.v7i4.2363