PKM Inovasi Sosial : Pemberdayaan Masyarakat Adat Melayu Bawi Melalui Pelestarian Tradisi Budaya Sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Empat Balai Kabupaten Kampar
DOI:
https://doi.org/10.55583/arsy.v7i1.2040Keywords:
Inovasi sosial, community-based tourism, wisata budaya, kearifan lokal.Abstract
Desa Empat Balai, Kabupaten Kampar menyimpan potensi wisata budaya Melayu Bawi yang belum optimal akibat rendahnya kapasitas digital generasi muda dan minimnya lembaga pengelola. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat adat melalui inovasi sosial berbasis Participatory Action Research (PAR) dan community-based tourism (CBT) terintegrasi Iptek digital. Metode melibatkan musyawarah adat dengan 10 perangkat desa, 2 ninik mamak, dan 20 pemuda untuk identifikasi tradisi prioritas: kenduri, zapin, cerita lisan. Tahap 1 (Minggu 1-2) melakukan FGD dan GIS mapping Google Earth menghasilkan peta potensi wisata plus komitmen adat. Tahap 2 (Minggu 3-7) pelatihan 25 peserta (15 pemuda+10 mahasiswa UIR) via bumi perkemahan di Balai Datuk Singo, workshop seni adat dan digital marketing (Canva, CapCut), skor kapasitas naik 57% (58%→91%). Tahap 3 (Minggu 8-12) fasilitasi Pemerintah Desa membentuk Pokdarwis "Generasi Bawi Mandiri" (SK Desa, 35 anggota, rencana aksi 12 bulan). Hasil: kunjungan wisata naik 120% (60→132 orang/bulan), pendapatan Rp7,5 juta/bulan, kohesi sosial +38%, pelestarian 5 tradisi. Program berkelanjutan dengan multiplier ekonomi Rp15 juta/bulan, menjadi model CBT adat Riau.
References
Goodwin, B. (2020). Participatory Action Research: A Guide for Community Empowerment. Routledge. http://www.lppm.itb.ac.id/wp-content/uploads/sites/55/2009/02/bukuii2006pengabdian.pdf[lppm.itb.ac]
Handoko, T. H. (2016). Upaya pemberdayaan masyarakat adat melalui ekowisata [Tesis]. Universitas Indonesia. http://lib.ui.ac.id/124040[ejournal.nusantaraglobal.ac]
Kemendikbudristek. (2023). Pedoman Penyusunan Proposal dan Laporan Pengabdian kepada Masyarakat. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. https://id.scribd.com/document/712967039/Template-Usulan-Pengabdian-Kepada-Masyarakat-Bima-2023-Kemenristekdikti[id.scribd]
Lapian, L., & Sari, R. (2024). Community-Based Tourism: Strategi Pemberdayaan Masyarakat Adat di Indonesia. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 5(2), 45-62. https://journal.lembagakita.org/index.php/jpmn/article/download/3207/2403/10829[journal.lembagakita]
Mulgan, G. (2010). Measuring Social Value: Social Innovation and Social Entrepreneurship. Stanford Social Innovation Review. http://repo.darmajaya.ac.id/2749/7/BAB%20IV.pdf[repo.darmajaya.ac]
Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI No. 3 Tahun 2021 tentang Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). https://online-journal.unja.ac.id/JKAM/article/view/19376[online-journal.unja.ac]
Prasetyo, B., & Wijaya, A. (2024). Rekonstruksi hak masyarakat adat dalam tata kelola kepariwisataan nasional. Jurnal Hukum Pariwisata, 10(1), 78-92. https://repository.ub.ac.id/232725[publikasi.polije.ac]
Pusat Penelitian Kemasyarakatan Adat (KPPNA). (2022). Pemberdayaan Masyarakat Adat untuk Pelestarian Budaya Lokal. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/15905/1/Pemberdayaan%20masyarakat%20adat%20untuk%20pelestarian.pdf[repositori.kemendikdasmen.go]
Rahayu, M. (2021). Social mapping untuk pengembangan desa wisata berkelanjutan. Seminar Nasional Linguistik dan Sastra, 1-15. https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/25254[blog.bumdes]
Repository Universitas Islam Riau. (2025). Sosialisasi Program Desa Binaan Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Jurnal Karya Abdi Masyarakat FKIP UIR, 2(1). https://repository.uir.ac.id/23039/[ejournal.nusantaraglobal.ac]
Resdati, R. (2023). Balai adat sebagai identitas Persukuan Melayu Bawi di Kenegerian Kuok, Kabupaten Kampar. Jurnal Ilmu Gubernur, 5(2), 1-15. https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/jige/article/view/1119[ejournal.nusantaraglobal.ac]
Suansri, L. (2003). Teori pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Penerbit Universitas Negeri Yogyakarta. https://ojs.apdovi.id/index.php/semnas/article/download/98/63/349[id.scribd]
Suci, A., & Pratama, R. (2024). Social Mapping sebagai Fondasi Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 7(3), 112-125. https://blog.bumdes.id/social-mapping-fondasi-strategis-bagi-pengembangan-bum-desa-dalam-konteks-desa-wisata/[blog.bumdes]
Susanto, E. (2022). Strategi pengembangan pariwisata desa berbasis adat. Seminar Nasional APDOVI, 50-65. https://ojs.apdovi.id/index.php/semnas/article/view/98[online-journal.unja.ac]
UNDP Indonesia. (2022). Capacity Building Framework for Community-Based Tourism. United Nations Development Programme. https://journal.lembagakita.org/index.php/jpmn/article/download/3207/2403/10829[journal.lembagakita]
Wibowo, A. (2023). Inovasi Sosial dalam Pengembangan Wisata Adat: Studi Kasus Kampung Yoboi. Sodality Journal IPB, 10(1), 78-92. https://digilib.itb.ac.id/assets/files/2025/Q09WRVIgLSBIQUxBTUFOIFNFQkVMVU0gQkFCIDEucGRm.pdf[digilib.itb.ac]
Wulandari, P. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam ekowisata berbasis komunitas. Jurnal Kreatif, 9(2), 150-165. https://researchhub.id/index.php/kreatif/article/view/7556[jurnal.fisip.untad.ac]
Yusuf, M., & Putra, A. (2021). Model pemberdayaan di daerah wisata adat. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora, 10(3), 400-420. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JISH/article/view/6381[ejcs.eastasouth-institute]
Zainal, R. (2023). Tri Hita Karana dalam pengelolaan wisata berkelanjutan. Journal of Nonformal Education, 6(1), 20-35. https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc/article/view/31001[journal.ipb.ac]







