Edukasi Literasi Keuangan untuk Menguatkan Kemandirian Ekonomi Penerima Program Keluarga Harapan di Desa Watuagung

Authors

  • Lintang Gesik Hanggar Irnanda Universitas Sunan Gresik
  • Ria Khoirunnisa' Universitas Sunan Gresik
  • Zumrotun Nazia Universitas Sunan Gresik

DOI:

https://doi.org/10.55583/arsy.v7i1.2643

Keywords:

Literasi Keuangan, Kemandirian Ekonomi, PKH, Pengabdian Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Rendahnya literasi keuangan merupakan salah satu faktor yang menghambat kemandirian ekonomi masyarakat kurang mampu, termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Meskipun bantuan sosial telah disalurkan oleh pemerintah, penerima manfaat masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, pemanfaatan bantuan secara optimal, perencanaan keuangan, serta pengembangan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman penerima PKH di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik mengenai pengelolaan pendapatan, pengeluaran, tabungan, dan perencanaan usaha sederhana sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi dan pelatihan, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2026 dengan melibatkan 75 penerima PKH Desa Watuagung sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam aspek pengelolaan keuangan keluarga, penyusunan anggaran sederhana, penetapan prioritas kebutuhan, pentingnya menabung, dan perencanaan ekonomi mandiri. Peserta juga menunjukkan motivasi yang lebih tinggi dalam memanfaatkan bantuan sosial secara bijak dan terencana. Dapat disimpulkan bahwa program edukasi literasi keuangan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan penerima PKH mengelola keuangan dan mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi keluarga secara jangka panjang.

References

Amaliah, N., & Kurniasih, D. (2022). Penguatan kapasitas ekonomi keluarga miskin melalui program literasi keuangan. Jurnal Sosial dan Pemberdayaan, 11(1), 33–48.

Ansong, A., & Gyensare, M. A. (2012). Determinants of university working-students' financial literacy at the University of Cape Coast, Ghana. International Journal of Business and Management, 7(9), 126–133. https://doi.org/10.5539/ijbm.v7n9p126

Badan Pusat Statistik. (2023). Data kemiskinan dan ketimpangan Kabupaten Gresik 2022. BPS Kabupaten Gresik.

Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128.

Fatimah, S., & Wijaya, T. (2023). Model edukasi keuangan partisipatif untuk pemberdayaan penerima bantuan sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2), 89–104.

Herdjiono, I., & Damanik, L. A. (2016). Pengaruh financial attitude, financial knowledge, parental income terhadap financial management behavior. Jurnal Manajemen Teori dan Terapan, 9(3), 226–241. https://doi.org/10.20473/jmtt.v9i3.3077

Hilgert, M. A., Hogarth, J. M., & Beverly, S. G. (2003). Household financial management: The connection between knowledge and behavior. Federal Reserve Bulletin, 89(7), 309–322.

Kementerian Sosial RI. (2019). Pedoman pelaksanaan Program Keluarga Harapan. Direktorat Jaminan Sosial Keluarga.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5

Nugroho, H. (2020). Kemandirian ekonomi keluarga melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 5(2), 112–128.

Putri, R. A., & Rahardjo, M. (2022). Efektivitas edukasi keuangan berbasis komunitas terhadap perubahan perilaku keuangan penerima bantuan sosial. Jurnal Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45–62.

Remund, D. L. (2010). Financial literacy explicated: The case for a clearer definition in an increasingly complex economy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 276–295. https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01169.x

Rovidah, D., Irnanda, L. G. H., Munir, S., Wahyuni, I. I., Khoirunnisa', R., & Ali, M. F. (2026). Program pemberdayaan sosial ekonomi dalam memulai usaha bagi KPM PKH di Desa Watuagung, Bungah. Jurnal Dharmaguna, 1(1), 117–131.

Sabarisman, M., Arifin, J., & Sulubere, M. B. (2024). Kontribusi model kewirausahaan sosial dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan jaringan sosial keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan di Mojokerto. Jurnal Sosio Konsepsia.

Suharto, E. (2017). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (Edisi ke-5). PT Refika Aditama.

Wahyuni, S., Pratama, B. D., & Iskandar, T. (2021). Pelatihan literasi keuangan bagi kelompok rentan: Studi pada penerima PKH di Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(3), 198–212.

Yulianti, N., & Silvy, M. (2013). Sikap pengelola keuangan dan perilaku perencanaan investasi keluarga di Surabaya. Journal of Business and Banking, 3(1), 57–68. https://doi.org/10.14414/jbb.v3i1.164

Yunia, E., & Wardhana, A. (2025). Peran Program Keluarga Harapan terhadap peningkatan ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 6(2), 762–771. https://doi.org/10.20527/jiep.v6i2.11058

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Irnanda, L. G. H., Khoirunnisa’, R., & Nazia, Z. (2026). Edukasi Literasi Keuangan untuk Menguatkan Kemandirian Ekonomi Penerima Program Keluarga Harapan di Desa Watuagung. ARSY : Jurnal Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 7(2), 482-489. https://doi.org/10.55583/arsy.v7i1.2643